Kemegahan Istora Papua Bangkit Venue PON XX Peraih 3 Rekor Muri, Apa Kelebihannya?

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta PON XX Papua 2020 tengah berlangsung saat ini, Istora Papua Bangkit menjadi salah venue yang akan digunakan.

Menariknya, stadion yang dibangun oleh PT PP (Persero) Tbk ini telah memperoleh tiga rekor MURI atas inovasi dalam pembangunannya. Pembangunan Istora Bangkit ini dimulai November 2018 dengan menghabiskan biaya Rp 257,5 miliar.

Beberapa fasilitas yang ada di Istora untuk PON XX Papua ini meliputi area plaza kawasan termasuk kawasan parkir kendaraan di dalam dan luar area istora dengan konstruksi rangka atap pipa baja berbentuk dome yang memiliki bentangan kurang lebih 85 meter.

"Istora Papua Bangkit yang dibangun oleh PT PP ini mulai dibangun pada November 2018 dan telah selesai pada 2020. Bangunan seluas 7.740 meter persegi ini memiliki kapasitas 3.148 kursi tribun," kata Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk. Novel Arsyad dikutip dari Antara, Senin (4/9/2021).

Tiga rekor yang diraih

Stadion Papua Bangkit (sumber: instagram/@stadionpapuabangkit)
Stadion Papua Bangkit (sumber: instagram/@stadionpapuabangkit)

Tiga rekor MURI atas keberhasilannya menerapkan beberapa inovasi dalam pembangunannya, yaitu instalasi textile duct ring terpanjang, atap dome terluas tanpa baut, dan atap baja lengkung terpanjang.

Dikatakan Novel, arena perhelatan PON Papua yang dibangun oleh perseroan melahirkan berbagai inovasi dan kecanggihan konstruksi.

"Perseroan sangat bangga dapat dipercaya oleh pemerintah untuk mengerjakan salah satu gedung perhelatan PON XX ini,” katanya.

Presiden Joko Widodo meminta agar arena pertandingan yang telah dibangun untuk perhelatan PON XX Papua Tahun 2020 bisa terus dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya setelah ajang olahraga ini usai.

Presiden tidak ingin fasilitas yang telah dibangun dengan dana besar dan berstandar internasional tersebut justru menjadi tempat yang sepi, tidak terawat, dan akhirnya rusak.

Oleh sebab itu, Presiden minta kepada gubernur, bupati, dan wali kota agar segera menyiapkan manajemen pengelolaan pemanfaatan fasilitas tersebut secara profesional agar seluruh arena yang ada terpelihara dengan baik.

Di hari sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menandatangani prasasti sebagai tanda telah selesainya pembangunan infrastruktur utama pendukung PON XX Papua.

Kedua prasasti yang ditandatangani oleh Menteri PUPR adalah Jembatan Youtefa dan Istora Papua Bangkit yang berhasil diselesaikan oleh PT PP dengan menghasilkan berbagi inovasi dan berhasil meraih Rekor MURI dalam pembangunannya.

Biaya PON XX Papua

Venue Istora Papua Bangkit. (Dok Kementerian PUPR)
Venue Istora Papua Bangkit. (Dok Kementerian PUPR)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penyelenggaraan PON XX Papua 2020 merupakan gambaran kemajuan yang telah dialami oleh Papua.

Penyelenggaraan ini menunjukkan kesiapan infrastruktur di tanah Papua, dan kesiapan masyarakat Papua dalam menyelenggarakan acara besar. Serta dukungan pemerintah pusat dalam pembiayaan penyelenggaraan PON XX 2020.

"Biaya persiapan dan penyelenggaraan PON ke 20 di Papua dibiayai sejak 2018-2021 oleh APBN (#uangkita)," tulis dia dalam akun instagram @smindrawati, seperti dikutip pada Minggu (3/10/2021).

Dana untuk persiapan dan penyelenggaraan PON XX Papua ini disalurkan melalui APBD dengan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI), Dana Otonomi khusus, Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Aokasi Khusus Fisik dan Belanja Kementerian dan Lembaga.

Kementerian dan Lembaga yang terlibat anyara lain adalah Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Menpora, Kominfo, dan TVRI.

Melansir liputan6.com, berikut rinciannya dari tahun 2018 hingga 2021:

Tahun 2018

- DTI: Rp 881,5 miliar

- K/L : Rp 211,2 miliar

Tahun 2019

- DTI: Rp 716,5 miliar

- DOtsus: Rp 1,10 triliun

- DBH: Rp 1,708 triliun

- DAK Fisik :Rp 82,53 miliar

- K/L: Rp 758,93 miliar

Tahun 2020

- DTI: Rp 140,5 miliar

- DOtsus: Rp 1,44 triliun

- DAK Fisik: Rp 18,55 miliar

- KL: Rp 999,66 miliar

Tahun 2021

- KL: Rp 793,73 miliar

- Bantuan Pemerinth Pusat melalui Kemenpora ke Papua : Rp 1,58 triliun

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel