Kemenag-Artline Jepang teken MoU pengembangan pendidikan di Aceh

·Bacaan 2 menit

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh dan Artline Sachihata Nagoya Jepang kembali menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan sektor pendidikan, dalam upaya membangun kualitas pendidikan yang lebih baik di Aceh.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal, Senin, mengatakan kerja sama tersebut akan saling menguntungkan, dalam upaya perbaikan sektor pendidikan. Terdapat 712 satuan kerja di bawah Kementerian Agama di Aceh, sekaligus membina madrasah mulai dari raudhatul atfal (RA) hingga madrasah aliyah (MA).

“Kami bersyukur kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, kondisi saat ini minat dan kemauan orang tua untuk menitipkan anaknya di madrasah sangat tinggi, dan melalui kerja sama ini kita harapkan minat tersebut dapat kita pertahankan dan tingkatkan,” kata Iqbal di Banda Aceh.

Baca juga: Kemenag minta jamaah umrah patuh aturan prokes di Arab Saudi

Kerja sama tersebut diteken antara Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal dan Direktur Utama Artline Indonesia Aruwan Soenardi. Turut disaksikan Perwakilan Artline Aceh Zainal Abidin dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Mukhlis.

Menurut Iqbal kesungguhan para pendidik dalam memberikan ilmu kepada anak didik menjadikan nama madrasah terus bangkit. Sebab itu pihaknya akan menindaklanjuti kerja sama tersebut dengan baik sebagai peluang untuk pengembangan pendidikan madrasah serta meningkatkan kompetensi pendidikan di Tanah Rencong.

"Kami mengharapkan agar pihak Artline juga dapat berpartisipasi dalam menata sarana dan prasarana untuk peningkatan mutu pendidikan," katanya.

Sementara itu, CEO Artline Jepang Masa Okuno mengatakan kerja sama itu dilakukan untuk pencapaian pendidikan yang lebih baik di bumi Serambi Mekkah, yang sebelumnya sudah pernah dilakukan sehingga dianggap perlu untuk dilakukan perpanjangan kerja sama.

“Kita pikir hal ini sangat penting dilakukan untuk memperkuat kerja sama dan dukungan dari pihak Jepang, kami yakin dari pihak Kanwil juga akan berusaha yang terbaik, untuk menyukseskan berbagai program kami di Aceh,” kata Masa Okuno secara virtual.

Menurut dia, bagi Artline Sachihata Nagoya kedisiplinan merupakan hal yang paling penting untuk berkembang dan memajukan pendidikan.

"Jadi kita secara bersama terus melakukan berbagai kegiatan, untuk memperbaiki dan pembinaan sumber daya manusia, dan menjadikan pendidikan semakin maju," katanya.

Perwakilan Artline Aceh Zainal Abidin mengatakan bahwa Artline telah hadir di Aceh sejak 2005 lalu. Pihaknya terus bergerak melakukan kerjasama guna realisasi berbagai program di Aceh. Maka sinergitas dengan Kanwil Kemenag Aceh dinilai sangat membantu dalam upaya mendorong pendidikan lebih baik.

“Kita berkomitmen dan memberikan kontribusi terbaik untuk pendidikan, melalui program kemitraan bidang pendidikan Artline ka Jadeuh, Aceh Caroeng," katanya.

Baca juga: Kemenag: Meyakini spirit doll bertentangan dengan nilai tauhid

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel