Kemenag dorong guru hasilkan inovasi dalam pengajaran

Kementerian Agama mendorong setiap guru/tenaga pendidik menghasilkan inovasi dalam bidang pengajaran dan pendidikan, demi menjawab tantangan zaman saat ini yakni Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA).

"Kita hidup di era VUCA yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan yang cepat serta sulit kita prediksi para guru dan tenaga pendidikan harus mampu menjawab dan terus berupaya melakukan berbagai inovasi dan prestasi," ujar Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Zain di Jakarta, Kamis.

Pernyataan Zain tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan apresiasi pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 di Jakarta.

Ia mengatakan VUCA berarti perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol yang ditandai dengan era transformasi teknologi revolusi Industri 4.0.

Sehubungan dengan momentum HGN 2022 ini, Zain menerangkan bahwa Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada guru madrasah ke dalam beberapa kategori guru, ada guru berprestasi, inovasi, inspirasi, dan guru berdedikasi.

"Dari 500 orang guru yang mendapatkan apresiasi, itu ada guru yang berprestasi, ada guru yang inovasi, ada guru yang menginspirasi ada yang berdedikasi," kata dia.

Menurutnya, GTK Madrasah selalu mencari ruang agar bisa memberikan apresiasi kepada guru-guru madrasah. untuk itu panitia menambahkan satu kategori lagi yaitu guru favorit.

"Akan tetapi apabila guru itu tidak berprestasi, inovasi, menjadi inspirasi, tidak berdedikasi maka masih ada yaitu guru Favorit, Jadi selalu ada ruang bagaimana caranya guru itu dikasih apresiasi," kata Zain.

Anugerah GTK Madrasah Tahun 2022 digelar sebagai apresiasi terhadap guru dan tenaga pendidik yang selalu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, kinerja, dan prestasi.

Final Anugerah GTK Nasional 2022 akan diselenggarakan di Hotel Swiss-Bell Inn Kemayoran Jakarta pada tanggal 23-25 November 2022.

Baca juga: Pakar: Guru berperan penting dalam optimalisasi proses pembelajaran


Baca juga: Kemenko PMK tekankan pentingnya kompetensi digital bagi guru