Kemenag gelar H20 undang 104 lembaga halal dari 40 negara

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menggelar forum Halal 20 (H20) di Semarang pada 17-19 November 2022, dan mengundang 104 lembaga halal dari 40 negara.

"Selain itu, sejumlah duta besar serta perwakilan kementerian/lembaga pemangku kepentingan jaminan produk halal juga telah mengonfirmasi untuk hadir dalam H20," ujar Kepala BPJPH Kemenag, Aqil Irham di Jakarta, Senin.

Gelaran forum Halal 20 ini menjadi salah satu bagian dari Presidensi G20 dengan mengusung tema Global Halal Partnership for a Robust Sustainable Future.

Baca juga: Disiapkan aturannya, wisata halal ditargetkan meningkat 20-30 persen

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan akan menjadi pembicara kunci dalam forum tersebut.

Menurut Aqil, penyelenggaraan H20 bertujuan untuk memperkuat, mempromosikan, dan mengembangkan kerja sama jaminan produk halal (JPH) dalam pasar global atas dasar saling pemahaman, penerimaan, dan menguntungkan.

"Karenanya, dalam forum ini juga akan dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Mutual Recognition Agreement (MRA) antara BPJPH dengan sejumlah LHLN disaksikan Wapres Ma’ruf Amin," katanya.

Forum H20 juga akan membahas sejumlah isu global terkait jaminan produk halal, antara lain aturan saling keberterimaan sertifikasi halal untuk percepatan kerja sama ekspor impor produk.

Baca juga: Indonesia Re siap dukung pengembangan ekspor produk halal

Baca juga: Kemenag sebut 30 lembaga pemeriksa halal siap beroperasi

"Forum ini diharapkan dapat melahirkan strategi bersama untuk meningkatkan produktivitas pasar halal global," kata Aqil.

Aqil mengatakan kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) menjadi salah satu isu penting dalam penyelenggaraan JPH di Indonesia. Terlebih, saat ini JPH menjadi tren global. Oleh karena itu, kerja sama internasional terkait jaminan produk halal menjadi keniscayaan.

"Isu halal telah menjadi gaya hidup masyarakat. Bukan lagi sebagai isu agama, namun sebagai standar global," kata dia.