Kemenag Kalsel: 1 calhaj tidak bisa berangkat hingga kloter terakhir

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan memastikan satu calon haji (calhaj) tidak bisa berangkat hingga Kloter 7 atau kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin pada Selasa, pukul 08.30 WITA diterbangkan ke Arab Saudi.

Menurut Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kalsel H Rusbandi di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Senin, satu calhaj itu bernama Nurhasanah Yusran Badri usia 47 tahun dari Kota Banjarbaru.

Dikatakan dia, satu calhaj yang tidak bisa diberangkatkan ini karena sakit permanen, sebelumnya tercatat di Kloter 2.

Dikatakan Rusbandi, sebenarnya ada beberapa calhaj juga yang berangkat pada kloter terakhir ini mutasi dari kloter sebelumnya karena sakit, namun akhirnya dinyatakan bisa diberangkatkan sesuai rekomendasi tim kesehatan .

Baca juga: Calon haji Embarkasi Banjarmasin meninggal di Madinah

Baca juga: Seorang calon haji Kalsel wafat di Madinah

Sementara itu, kata dia, untuk Nurhasanah mutasi dari Kloter 2 tersebut dipastikan tim kesehatan tidak memungkinkan kesehatannya untuk diberangkatkan.

"Moga tidak ada lagi yang harus dibatalkan hingga keberangkatan besok," ujarnya.

Menurut dia, pada kloter terakhir itu dijadwalkan penuh, yakni, sebanyak 360 jamaah calon haji (JCH).

Disebutkan Rusbandi, JCH yang diberangkatkan di kloter terakhir dari Kota Banjarmasin sebanyak 168 orang, Kabupaten Banjar sebanyak 146 orang, dari Palangkaraya Kalimantan Tengah sebanyak 34 orang.

Kemudian dari Hulu Sungai Tengah sebanyak 2 orang, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 2 orang dan Kabupaten Kotabaru sebanyak 2 orang.

Ditambah petugas haji daerah sebanyak 2 orang dan petugas kloter sebanyak 4 orang, hingga total kloter terakhir sebanyak 360 orang.

Saat ini, kata dia, para JCH Kloter 7 atau terakhir ini sudah berada di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin untuk mengikuti kegiatan sebelum diberangkatkan dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor ke Madinah.

Dia pun menyampaikan duka pada musim haji 2022 ini karena sudah 2 calhaj meninggal dunia, yakni, Sugiansyah Basuki M. Yamin berusia 50 tahun dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) wafat di Madinah.

Kemudian, Samsinah binti Usman Hasbulah usia 50 tahun dari Kloter 1 asal Balangan saat dalam penerbangan ke Madinah.

Embarkasi Banjarmasin, Kalsel akan menerbangkan sebanyak 7 Kloter, yaitu, 5 Kloter dari Kalsel dengan kuota haji sebanyak 1.743 orang.

Sementara itu 2 Kloter dari Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan kuota haji sebanyak 739 orang.*

Baca juga: Dua Kloter haji asal Kalsel sudah tiba di Madinah

Baca juga: Gubernur Kalsel sampaikan dukacita wafatnya satu calon haji

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel