Kemenag Kulon Progo vaksinasi COVID-19 di Ponpes Nurul Quran Hargorejo

·Bacaan 2 menit

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Nurul Qur'an di Desa Hargorejo dan membagi-bagi minyak goreng gratis kepada peserta vaksinasi.

Kepala Kantor Kemenag Kulon Progo Wahib Jamil di Kulon Progo, Selasa, mengatakan kegiatan vaksinasi COVID-19 ini merupakan bagian dari gerakan sejuta vaksin Kementerian Agama RI.

"Kami juga menjalin kerja sama dijalin dengan berbagai unsur seperti Dinas Kesehatan, TNI, Polri dan juga Binda DIY. Kegiatan vaksinasi juga merupakan bagian dari persiapan menghadapi libur panjang hari Raya Idul Fitri 1443 H," kata Wahib Jamil.

Ia mengatakan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Nurul Qur'an, pihaknya menyediakan 400 dosis, baik untuk santri dan warga masyarakat di sekitar pondok. Selain itu, setiap warga yang telah vaksin langsung mendapatkan satu liter minyak goreng gratis.

"Para peserta vaksinasi kami bagikan minyak goreng gratis. Program ini bekerja sama dengan BAZNAS untuk berbagi dengan masyarakat. Intinya berbagi, semoga bisa membawa manfaat dan berkah untuk semuanya," ungkap Wahib Jamil.

Baca juga: Menag ajak umat sukseskan vaksinasi booster

Baca juga: Kemenag minta KUA edukasi umat tentang vaksinasi tak batalkan puasa

Selain di Pondok Pesantren Nurul Qur'an, Kemenag Kulon Progo juga akan mengadakan kegiatan serupa di MAN 2 Kulon Progo Kamis (21/4) dan di Masjid Jami Kauman Nanggulan, Senin (25/4).

"Ketiga lokasi tersebut merupakan perwakilan tiga unsur, yakni pondok pesantren yang terkait langsung dengan pembinaan umat di masyarakat. Kemudian, di sekolah/pendidikan yang bertujuan untuk mengedukasi siswa sekolah dan orang tua wali. Sedangkan di masjid yang terkait dengan pendidikan masyarakat secara umum. Harapannya program vaksinasi di Kulon Progo bisa dipercepat," kata Jamil.

Sedangkan, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Abd Su'ud, mengatakan mudik Idul Fitri 2022 ini diperkirakan akan sangat padat, mengingat sudah dua tahun ini masyarakat tidak pulang kampung akibat pandemi COVID-19.

"Kegiatan vaksinasi merupakan kegiatan preventif dalam rangka menyiapkan imunitas masyarakat di saat libur panjang Idul Fitri. Misal masyarakat terpapar, paling tidak risikonya lebih kecil," kata Abd Su'ud.

Baca juga: Kemenag gandeng ormas keagamaan untuk percepatan vaksinasi

Baca juga: Wapres tinjau vaksinasi di Ponpes Mahyal Ulum Al-Aziziyah Aceh

Baca juga: Binda DIY tuntaskan vaksinasi COVID-19 santri Ponpes Baitussalam

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel