Kemenag Minta Jemaah Haji 2021 Siap Terhadap Keputusan Terburuk

Syahrul Ansyari, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, meminta para jemaah haji Indonesia agar menerima apapun keputusannya soal pemberangkatan haji pada tahun ini.

Sebab, hingga kini pemerintah Indonesia masih belum mendapatkan keputusan resmi dari pemerintah Arab Saudi apakah apakah tetap dilaksanakan haji 1442 Hijriah atau tidak.

"Kami masih menunggu untuk kepastiannya dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Jadi masyarakat calon jemaah haji untuk menyiapkan diri menata hatinya agar menerima keputusan pemerintah termasuk keputusan yang paling pahit, jika tahun ini tidak bisa melaksanakan haji," kata Zainut Tauhid Saadi di Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.

Sejauh ini, Kemenag sudah melakukan ikhtiar dan pembicaraan dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, tentunya belum ada kepastian resmi dari Pemerintah Arab Saudi.

"Sambil berdoa pandemi semoga segera berakhir," katanya.

Baca juga: DPR: Biaya Haji 2021 Masih Bisa Turun

Kendati begitu, Kemenag sudah melakukan langkah-langkah jika pelaksanaan haji tiba-tiba dilaksanakan dan diperbolehkan oleh Pemerintah Arab Saudi pada saat pandemi COVID-19 ini. Bahkan, telah menggandeng Kementerian Kesehatan untuk menyiapkan haji di musim corona ini.

"Kewajiban harus divaksin (jemaah) kami sudah dilaksanakan. Akhir Maret dan awal Mei. Kami sudah memberikan warning informasi awal. Kami meminta siap berangkat dan siap tidak. Kalau dibilang kecewa ya kecewa," katanya.

Tak hanya itu, Zainut juga meminta kepada masyarakat agar tidak mengembangkan informasi hoax alias tidak benar terkait pembatalan haji karena ada hutan di sana. Dia menegaskan bahwa hal itu tidak benar.