Kemenag Siapkan 3.308 Kamar Asrama Haji untuk Isolasi Pasien COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, memastikan 27 asrama haji di seluruh Indonesia siap dijadikan alternatif ruang isolasi pasien COVID-19. Dari jumlah tersebut, dia menyampaikan ada sebanyak 3.308 kamar.

"Kira-kira dapat menampung sebanyak 10 ribuan orang," kata Zainut saat meninjau Asrama Haji Pondok Gede, Kamis, 24 Juni 2021.

Hadir mendampingi, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadhan Harisman, Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Dasrul, Direktur RS Haji Pondok Gede, Mahesa Paranadipa, dan perwakilan dokter RS Haji UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kedatangannya ke lokasi itu untuk memastikan kesiapan Asrama Haji Pondok Gede menampung pasien COVID-19, sesuai arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga: RSUD Bekasi Dirikan Tenda Darurat

Menurutnya, ada tiga gedung Asrama Haji Pondok Gede yang telah disiapkan dan bisa menampung 556 pasien COVID-19. Gedung A sebanyak 44 kamar dapat menampung 172 orang, Gedung B sebanyak 36 kamar, dapat menampung 144 orang, dan Gedung C sebanyak 24 kamar dapat menampung 240 orang.

Selain kesiapan asrama, Zainut menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 dan Dinas Kesehatan setempat. Sebab, Kemenag hanya menyediakan kamar asrama sebagai ruang isolasi.

"Sementara tenaga medis, obat-obatan, tenaga pengaman dan konsumsi diserahkan kepada Pemda dan Dinas Kesehatan masing-masing," katanya.

Sesditjen PHU Ramadhan Harisman menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Satgas, BNPB, dan Dinas Kesehatan untuk mengkoordinasikan layanan ruang isolasi di asrama haji. Sebab, kata Ramadhan, penanganan pasien COVID-19 menjadi kewenangan Dinas Kesehatan. Sementara, untuk konsumsi, tenaga medis, obat-obatan dan tenaga pengamanan, menjadi kewenangan dinas setempat yang terkait.

Direktur RS Haji Jakarta, Mahesa Paranadipa, menambahkan bahwa saat ini ada 44 pasien COVID-19 yang sedang dirawat di Asrama Haji Pondok Gede.

"Masih ada 72 kamar yang kosong. Saat ini Gedung Arafah yang digunakan, sudah dimanfaatkan untuk Pasien COVID-19. Gedung Arafah ini terdiri dari dua lantai, setiap kamar dapat diisi oleh dua orang," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel