Kemendag: 20 produk ajang GDI terbaik siap rebut G-Mark di Jepang

·Bacaan 2 menit

Sebanyak 20 produk ajang Good Design Indonesia (GDI) Best yang ditetapkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjadi nominasi untuk mendapatkan penghargaan yang bakal diberikan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada November 2021.

Para peraih predikat GDI Best ini juga akan difasilitasi untuk mengikuti 2nd screening pada ajang Good Design Award di Jepang untuk bersaing memperebutkan predikat G-Mark.

“Para pemenang GDI of The Year, GDI Best, dan GDI akan diikutsertakan dalam beberapa pameran dan kegiatan penjajakan bisnis dengan mitra dagang luar negeri melalui perwakilan dagang Indonesia di luar negeri,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi lewat keterangannya di Jakarta, Jumat.

Penetapan tersebut merupakan hasil seleksi penjurian tahap II yang berlangsung pada 7—10 Juni 2021 secara hibrida. Selain menetapkan 20 produk peraih predikat GDI of The Year, penjurian sekaligus menetapkan 32 produk yang berhak mendapatkan predikat GDI. Penghargaan GDI sendiri terbagi menjadi 3 predikat pemenang, yaitu GDI, GDI Best, dan GDI of The Year.

Baca juga: Kemendag sosialisasikan penyelenggaraan Good Design Indonesia 2021

Didi menyebut GDI sebagai salah satu upaya untuk mendorong peningkatan ekspor di Indonesia. Pemenang ajang penghargaan GDI akan mendapatkan fasilitas berupa peluang bisnis, pasar ekspor, informasi, serta kesempatan berpromosi dan membangun kerja sama dagang dengan sejumlah pembeli lokal maupun global.

Pada tahap II penjurian, sebanyak 296 produk dari 19 kategori mengikuti proses penjurian dengan metode berbasis data digital yang bertempat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) Kemendag.

Pada tahun kelima GDI diikuti 427 produk untuk 20 kategori. Jumlah ini naik 70 persen dari tahun sebelumnya yang diikuti 251 produk.

Penilaian produk dilakukan tim juri dari berbagai bidang yang diketuai Sekretaris Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Mira Prihatini, beranggotakan antara lain Plt Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan, Presiden International Small Business Council (ISBC) Indonesia dan Wakil Ketua Mark Plus Inc Jacob Silas Mussry, Desainer Industri Barang Elektronik dan Konsumen Dino Fabriant, Pemimpin Redaksi Femina dan Direktur Editorial Prana Group Petty S Fatimah.

Baca juga: Pemenang Good Design Indonesia siap bersaing di G-Mark Jepang

Penjurian tahap II juga dihadiri juri yang direkomendasikan Japan Institute of Design Promotion (JDP) yang juga merupakan CEO Makoto Hashikura Design yaitu Makoto Hashikura, serta juri tamu penasihat KADIN Indonesia Business Service Desk Catharina Widjaja.

Didi berharap ajang ini dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia secara kualitas, baik dari fungsi, bentuk desain, manfaat, serta narasi produk.

“Terdapat dua tujuan utama dalam peningkatan kualitas produk Indonesia, yaitu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan merambah pasar global. Selain negara tradisional tujuan ekspor Indonesia, kami juga menyasar negara-negara nontradisional dengan menempatkan produk yang berkualitas baik. Ajang GDI ini diharapkan bisa berkorelasi dengan kemampuan daya saing produk kita di luar negeri,” ujar Didi.

Baca juga: Tingkatkan daya saing ekspor, ajang "Good Design Indonesia" kembali digelar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel