Kemendag gandeng perhotelan dan perbankan tingkatkan transformasi UMKM

Adi Lazuardi
·Bacaan 2 menit

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan perhotelan dan perbankan melanjutkan program peningkatan daya saing dan transformasi, serta penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melalui penandatanganan bersama grup perhotelan PT. AAPC Indonesia (Accor) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI).

Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto di Surabaya, Rabu mengatakan kerja sama yang dijalin Kemendag dengan sektor perhotelan dan perbankan ini, sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo, dengan tetap mengedepankan aspek kolaborasi dan sinergi, kreativitas, inovasi dan kecepatan, serta mampu beradaptasi dengan cara baru sebagai kunci mutlak yang diperlukan di era digital, untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi.

"Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM dalam memasarkan produk dan pembiayaan usahanya,” ujar Suhanto, dalam pidato usai penandatanganan yang digelar di salah satu hotel di Surabaya.

Selain itu, ia menegaskan, bahwa kerja sama di Provinsi Jawa Timur ini juga untuk mendukung program pemerintah terkait peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Timur.

Suhanto menjelaskan, poin penting perjanjian kerja sama ini, pertama mencakup koordinasi antarpihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan terhadap UMKM.

Kedua, kontrak kerja sama pengadaan barang atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria pihak-pihak terkait.

Ketiga, fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

"Permasalahan yang sering dijumpai UMKM ialah pada aspek kualitas produk, modal, desain kemasan, dan pasar. Untuk itu, pemerintah dengan dukungan pihak-pihak terkait berkomitmen membantu menyediakan dan memperluas pasar produk UMKM dengan memberikan kemudahan pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM," ujar Suhanto.

Sementara itu, kerja sama tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama“Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan Melalui Pemanfaatan Fasilitas Perhotelan dan Jasa Akomodasi, serta Penyediaan Layanan Perbankan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag Ida Rustini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan, Vice President Accor Adi Satria dan Pimpinan PT BNI Wilayah Surabaya Muhamad Gunawan Putra.

Selain penandatanganan, dilanjutkan kontrak penyediaan kebutuhan hotel antara Accor dengan UMKM, penyerahan secara simbolis kredit bagi UMKM, dan penyerahan bantuan alat produksi bagi UMKM.

Sebelumnya, Kemendag juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 15 Oktober 2020 di Semarang, yang kemudian pada saat berasamaan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, penandatanganan kerja sama juga telah dilakukan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 16 Oktober 2020.