Kemendag lepas ekspor 15 ton produk perikanan ke Jepang

·Bacaan 2 menit

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Dinas Perindustrian Sulawesi Utara melepas ekspor 15 ton produk perikanan dan pertanian senilai 90 ribu dolar AS ke Jepang dengan memanfaatkan rute penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Bandara Samratulangi ke Bandara Narita.

"Pelepasan ekspor ke Jepang ini merupakan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, para pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk upaya memperluas pasar produk- produk unggulan Sulawesi Utara ke pasar global, khususnya Jepang," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi melalui keterangannya diterima di Jakarta, Jumat.

Kemendag, kata dia, berkomitmen terus meningkatkan ekspor produk potensial maupun jasa melalui berbagai kegiatan promosi, peningkatan kapasitas (capacity building) bagi pelaku usaha ekspor, pengembangan produk, branding, pelatihan ekspor, informasi pasar ekspor, penjajakan bisnis, dan berbagai program lainnya, guna menjaga surplus neraca perdagangan.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan menuturkan pelepasan ekspor ini merupakan bentuk sosialisasi pemanfaatan rute penerbangan langsung Garuda Indonesia.

Baca juga: KKP lepas ekspor 19 ribu ton produk perikanan

Diharapkan, momentum tersebut dapat menarik buyers luar negeri bekerja sama dengan pelaku usaha di daerah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah.

"Kami berharap pelepasan ekspor kali ini juga dapat memperluas penyebaran informasi fasilitas jalur penerbangan langsung untuk kargo dari Manado ke Jepang, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkannya dan berhasil mewujudkan ekspor 1000 ton dari Manado ke Jepang hingga 2022," ujar Marolop.

Kemendag bersama dengan Japan External Trade Organization (JETRO), kata dia, sepakat berkolaborasi meningkatkan ekspor produk Indonesia, khususnya perikanan ke Jepang.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar global periode Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar 2,46 miliar dolar AS atau meningkat 4,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Negara tujuan ekspor utama produk perikanan Indonesia antara lain Amerika Serikat pangsa 37,51 persen, China (20,79 persen), Jepang (10,71 persen), Vietnam (3,94 persen), dan Malaysia (3,18 persen).

Baca juga: Menteri KKP: Indonesia mampu ekspor perikanan terbesar di dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel