Kemendag Masih Susun SOP Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Pasar Rakyat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi berencana menerapkan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat. Langkah ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

Keenam pasar rakyat tersebut yaitu Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang).

Keenam pasar tradisional tersebut telah mendapat QR Code dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, Kemendag saat ini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai penerapan PeduliLindungi di pasar tradisional atau pasar rakyat.

“Prinsipnya sedang disusun SOP dan pemberlakuan belum menyeluruh pasar rakyat, sehingga akan di tahap ujicobakan,” kata Oke kepada Liputan6.com, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, dalam penerapan PeduliLindungi perlu mempertimbangkan karakteristik dan segala keterbatasan dari pasar rakyat atau tradisional itu sendiri. Dengan begitu, Pemerintah bisa mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi.

“Hal ini perlu menjadi pertimbangan dikaitkan dengan karakteristik pasar rakyat dengan segala keterbatasannya, sementara pemerintah harus mengatur keseimbangan antara prioritas kesehatan dan keseimbangan ekonomi,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerakkan Ekonomi

Mendag di Pasar Badung Bali
Mendag di Pasar Badung Bali

Adapun sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan pasar rakyat harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan Covid-19 sehingga dapat menggerakan ekonomi.

Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat. Hal ini yang disampaikan Mendag Lutfi saat meninjau Pasar Badung, Denpasar, Bali, pada Sabtu 25 September 2021.

Mendag berpendapat kesuksesan implementasi aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat sangat tergantung pada kesadaran dan peran aktif masyarakat terhadap pengendalian Covid-19 serta kesiapan SDM pengelola pasar rakyat, khususnya dalam sosialisasi, pemeriksaan, dan pemantauan penerapan aplikasi PeduliLindungi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel