Kemendag resmikan In Store Promotion produk Bangka Belitung

·Bacaan 1 menit

Kementerian Perdagangan meresmikan In store Promotion produk pangan dan non pangan unggulan Provinsi Bangka Belitung yang dilaksanakan pada 20-24 April 2022 bertajuk “Cahaya Bangka Belitung” di Summarecon Mall Serpong, Tanggerang.

"Acara ini merupakan ragkaian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) untuk mengangkat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari Bangka Belitung," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan di Tangerang, Jumat.

Acara tersebut melibatkan 36 UMKM pangan dan non pangan yang lolos kurasi oleh Dekranasda Bangka Belitung.

Pada kesempatan tersebut, Oke mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri, mengingat konsumsi menjadi kontributor utama Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"PDN Indonesia itu terdapat Rp17.000 triliun, dan konsumsi berkontribusi tidak kurang dari 70 persennya atau Rp10.000 triliun. Nilainya sangat besar," ujar Oke.

Oke berharap, melalui Gernas BBI, produk-produk Indonesia akan semakin dikenal dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Tidak hanya mempromosikan produk pangan dan non-pangan asal Bangka Belitung, acara tersebut juga menampilkan fesyen show, demo masak, dan berbagai acara pendukung lainnya.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyambut acara yang memamerkan produk-produk UMKM asal Bangka Belitung tersebut.

Erzaldi mengatakan, acara tersebut merupakan langkah menuju Grand Launching "Cahaya Bangka Belitung" di Bangka Belitung.

"Kami juga bersyukur dan bangga, Bangka Belitung ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan G20. Acara tersebut dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan keunggulan Bangka Belitung, termasuk potensi UMKM yang dimiliki," ujar Erzaldi.

Selain itu, Erzaldi menyampaikan bahwa gelaran tersebut juga dapat menjadi ajang untuk membandingkan produk dalam negeri dengan produk-produk impor.

"Dengan demikian Indonesia dapat meningkatkan kualitas produk maupun inovasinya," pungkas Erzaldi.


Baca juga: DPR minta Kemendag tetap fokus stabilkan harga kebutuhan pokok

Baca juga: Kemendag ingatkan UKM pelajari regulasi negara tujuan ekspor

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel