Kemendag Serahkan Sertifikasi SNI Pasar Rakyat 2020 ke 3 Pasar

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyerahkan sertifikasi SNI Pasar Rakyat 2020 kepada tiga pasar. Ketiga pasar tersebut antara lain, Pasar Cipanas di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Pasar Atas Baru di Kota Cimahi Jawa Barat, dan Pasar Karangjati di Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Sehubungan dengan hal itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengapresiasi pemerintah daerah yang mendukung pendampingan pasar rakyat di wilayahnya.

“Komitmen dari pemerintah daerah, pengelola dan pedagang pasar sangat diperlukan untuk menjaga konsistensi mutu pasar secara berkelanjutan. Sehingga dapat menjadi contoh bagi pasar dan lain untuk menerapkan SNI pasar rakyat,” kata Mendag dalam acara Penyerahan Sertifikat SNI Pasar Rakyat, Senin (21/12/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Feri Anggriono Sutiarto mengungkapkan, seiring dengan berkembanganya pusat perbelanjaan modern, maka diperlukan pedoman agar pasar rakyat dapat dikelola secara lebih profesional.

“Semakin berkembangnya pusat perbelanjaan modern, diperlukan suatu pedoman agar pasar rakyat dapat dikelola secara lebih profesional dan menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plaza maupun sarana perdagangan lainnya,” kata dia.

Untuk itu, Direktorat standardisasi dan pengendalian mutu Direktorat Jenderal perlindungan konsumen dan tertib Niaga Kementerian Perdagangan selaku sekretariat komite teknis jasa perdagangan telah menyusun SNI Nomor 8152:2015 untuk pasar rakyat.

“Dalam SNI pasar rakyat secara garis besar menetapkan tiga persyaratan yang harus dimiliki pasar Rakyat. Yaitu persyaratan umum, persyaratan teknis dan persyaratan pengelolaan,” sebut Feri.

Dalam persyaratan umum, pasar rakyat harus memenuhi persyaratan kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

Persyaratan teknis antara lain mengatur tentang zonasi, ruang dagang, koridor pos ukur ulang dan sidang tera. Adapun persyaratan pengelolaan, yakni terkait dengan manajemen pengelolaan pasar secara profesional.

Jenis-Jenis Pasar dan Contohnya dalam Ekonomi, Kenali Ciri-Cirinya

Pembeli memilih telur saat berbelanja di sebuah pasar di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2020 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen, salah satunya karena adanya kenaikan harga sejumlah makanan, minuman, dan tembakau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pembeli memilih telur saat berbelanja di sebuah pasar di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2020 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen, salah satunya karena adanya kenaikan harga sejumlah makanan, minuman, dan tembakau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jenis-jenis pasar perlu kamu kenali karena fungsinya dalam menggerakkan roda perekonimian. Perannya tentunya sangat penting bagi masyarakat dan negara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pasar adalah tempat orang berjual beli. Namun pasar berkaitan dengan kegiatannya, bukan tempatnya.

Secara umum pasar dikenal sebagai tempat untuk melakukan kegiatan jual-beli yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi atau sekelumpulan orang yang bermaksud untuk mencari keuntungan yang sehat. Untuk itu perlu ketahui jenis-jenis pasar.

Pasar merupakan salah satu bagian dari berbagai macam sistem, prosedur, hubungan sosial dan juga infrastruktur yang berhubungan dengan penjual dan pembeli. Di dalam sistem pasar terdapat kegiatan transaksi atau jual-beli suatu produk dan jasa.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (13/12/2020) tentang jenis-jenis pasar.

Ciri-Ciri Pasar

Sebelum mengenali jenis-jenis pasar, kamu tentunya perlu memahami apa saja syarat pasar dan juga ciri-cirinya terlebih dahulu. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pasar sendiri ditujukan untuk kegiatan jual-beli, bukan merujuk pada sebuah tempat.

Dapat dikatakan pasar jika adanya interaksi penjual dan pembeli. Interaksi antara penjual dan pembeli seperti adanya proses tawar-menawar, adanya produk atau jasa dan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu penjual dan pembeli merupakan syarat pasar.

Pasar menjadi lahan perputaran uang negara oleh rakyat ataupun perusahaan yang melakukan transaksi jual-beli. Dari kinerja dan fungsi pasar tersebut, maka terciptalah pembentukan harga, distribusi, promosi, penyerapan tenaga kerja dan adanya ketersediaan barang dan jasa.

Oleh karena itu, jenis-jenis pasar pun terbagi menjadi banyak variasi. Hal ini bisa dupengaruhi oleh berbagai faktor yang terdapat pada pasar. Berikut jenis-jenis pasar yang perlu kamu ketahui.

Jenis-Jenis Pasar

Pedagang menata dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% yang disebabkan permintaan barang dan jasa turun drastis akibat pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pedagang menata dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% yang disebabkan permintaan barang dan jasa turun drastis akibat pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Sifat dan Waktunya

Pasar harian. Jenis-jenis pasar berdasarkan sifat dan waktunya yang pertama adalah pasar harian. Sesuai dengan namanya, di pasar ini setiap hari terjadi kegiatan transaksi antara penjual dan pembeli hingga menemukan harga yang disepakati. Pasar harian banyak dijumpai di daerah-daerah di Indonesia. Contohnya seperti pasar-pasar tradisional.

Pasar mingguan. Sesuai dengan namanya, pasar mingguan hanya terjadi sekali dalam satu minggu. Jenis-jenis pasar ini bisa kamu temui seperti Sunday Morning di UGM, pasar kliwon, pasar Senin dan sebagainya.

Pasar tahunan. Jenis-jenis pasar berdasarkan waktunya juga ada yang diselenggarakan sekali dalam satu tahun. Pasar itu disebut pasar tahunan. Contoh pasar tahunan seperti Pasar Raya Jakarta atau PRJ, pasar sekaten di Yogyakarta dan sebagainya. Pasar tahunan biasanya terjadi di kota-kota besar.

Pasar temporer. Pasar temporer adalah kegiatan transaksi antara penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu-waktu tertentu saja. Jenis-jenis pasar temporer misalnya adalah bazar murah.

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Wujudnya

Pasar nyata. Jenis-jenis pasar berdasarkan wujudnya yang pertama adalah pasar nyata. Pasar nyata yang dimaksud adalah dimana pasar terjadi langsung transaksi tawar menawar atau kegiatan jual-beli antara dua belah pihak (penjual dan pembeli). Contoh pasar nyata atau kerap disebut pasar konkret adalah pasar-pasar tradisional.

Pasar tak nyata (pasar abstrak). Dikatakan pasar abstrak karena antara penjual dan pembeli bertemu langsung namun produk atau jasanya tidak tampak. Contoh pasar abstrak adalah pasar modal, pasar uang, pasar barang berjangka, pasar valuta asing dan sebagainya.

Jenis-Jenis Pasar

Pedagang menata dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% yang disebabkan permintaan barang dan jasa turun drastis akibat pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pedagang menata dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% yang disebabkan permintaan barang dan jasa turun drastis akibat pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Cara Transaksinya

Pasar tradisional. Dilihat dari cara transaksinya, pasar tradisional menggunakan cara transaksi dimana adanya tawar-menawar harga secara langsung secara bertatap muka. Pasar tradisional banyak sekali ditemukan di Indonesia, baik di pelosok daerah hingga di kota-kota besar.

Pasar modern. Jika ada pasar tradisional, muncul juga pasar modern. Pasar modern sedikit berbeda dengan pasar tradisional. Di pasar modern, pembeli dan penjual tidak ada kegiatan tawar-menawar karena harga yang dipatok adalah harga pas. Selain itu, di pasar modern pembeli melayani dirinya sendiri. Contoh pasar modern seperti mall, plaza, supermarket dan sebagainya.

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Jenis Barang

Jenis-jenis pasar satu ini dapat dilihat dimana pasar tersebut hanya menjual satu jenis barang atau barang-barang tertentu saja. Contoh pasar ini seperti pasar ikan, pasar hewan, pasar buah, pasar loak dan lain-lain.

Jenis-Jenis Pasar

Pedagang sayuran menunggu pembeli di sebuah pasar di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2020 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen, salah satunya karena adanya kenaikan harga sejumlah makanan, minuman, dan tembakau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pedagang sayuran menunggu pembeli di sebuah pasar di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2020 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen, salah satunya karena adanya kenaikan harga sejumlah makanan, minuman, dan tembakau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jenis-Jenis Pasar Menurut Strukturnya.

Pasar Persaingan Sempurna. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen), penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.

Selain itu, harga ditentukan oleh pasar, semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar, dan tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna seperti, pasar hasil-hasil pertanian.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna. Pasar ini kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang).

Contoh dari pasar persaingan tidak sempurna adalah, Pasar Monopoli, yaitu pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap jenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.

Selanjutnya, Pasar Persaingan Monopolistis, yaitu pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.

Terakhir, ada Pasar Oligopoli, yaitu pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu. Sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contohnya perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen.

Jenis-jenis Pasar Berdasarkan Ruang Lingkup

Jenis pasar juga dapat dibedakan berdasarkan ruang lingkup kegiatannya. Misalnya pasar lokal, pasar daerah, pasar nasional dan pasar internasional. Contoh jenis pasar berdasarkan ruang lingkup kegiatannya seperti pasar tembakau di Bremen (Jerman), pasar karet di New York, pasar kelapa sawit di Indonesia dan masih banyak lagi.

Itulah jenis-jenis pasar dengan berbagai variasinya yang perlu kamu ketahui. Keberadaan pasar berperan sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Pasar memiliki fungsi penting dalam kegiatan perekonomian masyarakat dengan danya kegiatan distribusi barang atau jasa, pembentukan harga dan tak jarang juga menjadi tempat promosi.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: