Kemendag Telah Selesaikan 25 Perundingan Internasional, Ini Daftar Lengkapnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan 25 perundingan Internasional hingga Juni 2022.

Wamendag Jerry menjelaskan, perundingan perjanjian internasional itu adalah salah satu amanat yang diberikan Presiden Joko Widodo, yaitu memerintahkan kepada Kementerian Perdagangan untuk bisa mempercepat penyelesaian perjanjian dagang.

"Ada 7 arahan dari Presiden Republik Indonesia salah satunya adalah membantu mempercepat penyelesaian perjanjian perundingan perdagangan. Saya dengan bangga bisa mengatakan bahwa per hari ini kita itu sudah menyelesaikan 25 perjanjian dagang seluruh dunia," kata Wamendag Jerry dalam kegiatan sosialisasi Hasil Perundingan IK-CEPA di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/6).

Dari 25 perundingan tersebut mewakili 5 benua, yaitu Amerika, Australia, Eropa, Asia dan semua kontinen yang terwakili dalam satu lingkup geografis.

Wamendag menegaskan, 25 perundingan ini tidak main-main, artinya perundingan tersebut merepresentasikan bahwa Indonesia negara besar yang berdaulat serta memiliki kepentingan agenda nasional yang diakui dalam kancah kepentingan global.

"Saya kasih contoh saja yang kita lakukan sekarang ini yang Pak Ari dan kawan-kawan lakukan proses ini tentang IK-CEPA keuntungannya banyak sekali, salah satunya pos tarif," kata Wamendag.

Hasil persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Korea (Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement/IK-CEPA, berupa penghapusan 11.000 lebih pos tarif atau bea masuk produk Indonesia untuk ekspor ke Korea Selatan (Korsel).

"Kalau kita pelaku pengekspor barang ke Korea itu hampir 11.000 pos tarifnya dihilangkan nol, 11.000 produk. Artinya efisiensi dari segi cost dan dari segi is of doing bisnis dan tentu memberikan manfaat untuk para pedagang dan para eksportir kita," katanya.

Ini Detail 25 Perundingan Internasional

Adapun 25 perundingan internasional yang selesai:

1. Indonesia – Jepang EPA

2. Indonesia – Pakistan PTA

3. Indonesia – Palestina MoU on trade facilitation for certain products

4. Indonesia – Chile CEPA (Trade in goods)

5. Indonesia – Australia CEPA

6. Indonesia EFTA CEPA

7. Indonesia – Mozambique PTA

8. ASEAN – Australia – New Zealand FTA

9. ASEAN – India Free Trade Area

10. ASEAN Agreement in Medical Device Directive

11. ASEAN – Korea FTA

12. ASEAN – China FTA

13. ASEAN – Hongkong, China FTA and Investment Agreement

14. ASEAN Framework Agreement on Services

15. ASEAN Agreement on E-commerce

16. ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA)

17. ASEAN – Japan Comprehensive Economic Partnership

18. ASEAN Comprehensive Investment Agreement (ACIA)

19. ASEAN Trade in Service Agreement (ATISA)

20. ASEAN Protocol on Enhanced Dispute Settlement Mechanism

21. Trade Facilitation Agreement

22. Regional Comprehensive Economic Partnership

23. Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement

24. Preferential Trade Arrangement D8

25. Trade Preferential System OIC

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:

Kemendag Sosialisasi Hasil Perundingan IK-CEPA ke Pengusaha di Semarang

Ini Keuntungan IA-CEPA Bagi Indonesia

IA-CEPA Diharapkan Pulihkan Dunia Usaha Pasca Pandemi

Kebijakan Perdagangan Terbuka Dinilai akan Bantu Pemulihan Ekonomi RI

Airlangga: Implementasi RCEP Beri Dukungan ke Pasar Modal di 2022

Diklaim Sebagai Blok Dagang Terbesar Dunia, ini Keuntungan Indonesia Gabung RCEP

[idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel