Kemendes-PDTT apresiasi Aruna-Astra sejahterakan warga Papua Barat

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) mengapresiasi kolaborasi Aruna Indonesia dan PT Astra International Tbk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan memproduksi hasil perikanan masyarakat di wilayah Papua Barat.

Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Syahrul di Sorong, Selasa, mengatakan bahwa kolaborasi Aruna Indonesia dan PT Astra International Tbk memproduksi hasil tangkapan nelayan masyarakat desa binaan di Raja Ampat untuk diekspor merupakan langkah maju.

Menurut dia, kemiskinan tertinggi ada di wilayah pedesaan sehingga terjadi urbanisasi atau masyarakat dari pedesaan pindah ke kota untuk mencari pekerjaan.

Karena itu, pihaknya mendorong kolaborasi program Aruna dan Astra tersebut agar ke depannya pemrosesan ada di wilayah pedesaan sehingga menekan urbanisasi dan membuka lapangan pekerjaan di pedesaan.

"Sebab itu akan berdampak pada menurunnya angka kemiskinan di pedesaan," ujarnya.

Baca juga: Kemendes PDTT-Komisi V berupaya tingkatkan anggaran program prioritas

Ia berharap program tersebut dapat berkolaborasi dengan program-program pemerintah daerah sebab Dana Desa cukup besar guna menopang program untuk kesejahteraan masyarakat.

Co-Founder dan Chief Sustainability Officer (CSO) Aruna, Utari Octavianty yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa hasil perikanan nelayan wilayah Desa Sejahtera Astra Raja Ampat yang diekspor ke luar negeri berupa rajungan, kepiting, lobster, cumi dan ikan dengan total 14 ton pekan ini untuk memenuhi permintaan pasar global.

Menurut dia, ekspor tersebut dalam bentuk olahan ikan kaleng dengan negara tujuan Amerika dan China. Namun ke depan akan banyak negara menjadi tujuan ekspor hasil perikanan Provinsi Papua Barat.

Ditambahkan bahwa Aruna akan terus berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup nelayan lokal dan juga membuka kesempatan kolaborasi dengan berbagai pihak manapun untuk memajukan ekosistem kelautan dan perikanan Indonesia.

Baca juga: Kemendes PDTT targetkan capaian SDGs Desa 100 persen pada 2030

Head of CSR Communication PT Astra International Tbk, Bima Krida Pamungkas yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Aruna mengikatkan hasil produksi nelayan empat desa di Raja Ampat yang mayoritas dihuni oleh penduduk dengan mata pencaharian sebagai nelayan.

"Kolaborasi ini sukses melahirkan masyarakat pesisir yang produktif. Dan saya harap ke depannya Desa Sejahtera Astra Raja Ampat ini dapat semakin maju," tambah dia.

Baca juga: Kemendes PDTT harap tren naik APB Desa tingkatkan kesejahteraan warga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel