Kemendikbudristek Minta Calon Mahasiswa Tak Pilih Jurusan Karena Ikut-ikutan

·Bacaan 2 menit
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu (5/7/2020). UTBK 2020 salah satu syarat bagi calon mahasiswa yang mendaftar melalui SBMPTN. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbudristek Wikan Sakarinto menyarankan calon mahasiswa tak asal-asalan memilih jurusan kuliah. Calon mahasiswa diharapkan tak memilih jurusan berdasarkan hanya ikut-ikutan.

"Kami berharap generasi bangsa yang akan mendaftar dapat memilih prodi sesuai dengan passion minat dan bakat. Memilih prodi itu tidak semata-mata ikut-ikutan, ikut prodi favorit ikut-ikutan ternyata passionnya tidak di sana," kata Wikan dalam konferensi pers daring, Selasa (4/1/2022).

Kemendikbudristek juga mengharapkan supaya orang tua dapat memberikan bimbingan agar anak-anaknya memilih jurusan beradasarkan minat dan bakat.

Mereka juga dituntut untuk meneropong ke depan luaran dari jurusan yang dipilih akan jadi apa nantinya. Apakah sejalan dengan minat dan bakat dan juga apakah siap dengan berbagai konsekuensinya.

"Memang dari sejumlah survei anak-anak kita akan bekerja pada pekerjaan yang saat ini belum eksis pekerjaan itu. Itu juga jadi poin," papar dia.

UTBK-SBMPTN

Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 dimulai pada 23 Maret 2022. Pendaftaran berlangsung sampai 15 April 2022.

"Untuk SBMPTN siswa-siswa itu mendaftar melalui akun LTMPT (pada) 23 Maret sampai 15 April. Memilih jurusan, pilihan satu, dua ya itu mulai 23 Maret sampai 15 April," kata Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2022 Mochamad Ashari dalam konferensi pers daring, Selasa (4/12/2022).

Sebelum bisa mendaftar, calon peserta UTBK-SBMPTN 2022 harus mempunyai akun LTMPT terlebih dahulu. Untuk registrasi akun LTMPT pembukaan dilakukan pada 14 Februari sampai 17 Maret 2022.

Untuk pelaksanaannya, akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang I pada 17 sampai 23 Mei 2022. Dan Gelombang II pada 28 Mei sampai 3 Juni 2022.

"Kita buat setelah lebaran. Tempatnya di seluruh Indonesia di 74 Pusat UTBK. Nanti hasilnya diumumkan pada 23 Juni, sedangkan sertifikatnya itu bisa diunduh 25 Juni sampai 31 Juli 2022," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel