Kemendikbudristek sebut guru SD sebagai fondasi pendidikan

Direktur Guru Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Rachmadi Widdiharto mengatakan guru Sekolah Dasar (SD) memiliki peran penting sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia untuk jenjang berikutnya.

"Pendidikan dasar, khususnya dalam hal ini guru SD, benar-benar menjadi fondasi bagaimana pembelajaran dan bagaimana kualitas pendidikan untuk jenjang berikutnya," katanya dalam sebuah diskusi yang digelar daring diikuti dari Jakarta pada Selasa.

Oleh karena itu, dalam acara bertajuk "Bincang Perpusdikbudristek: Profil Guru Sekolah Dasar Masa Depan" itu, Rachmadi mengatakan pihaknya berharap guru-guru SD dapat mengawal masa-masa bermain anak sambil mulai mengenalkan keterampilan dasar literasi, numerasi, kecakapan hidup, serta membangun karakter yang baik.

Selain itu, Rachmadi mengatakan guru SD juga diharapkan dapat menerapkan pembelajaran self-directing learning (SDL), pembelajaran yang multi sumber, pembelajaran berbasis teknologi, hingga pembelajaran yang mampu membangun pola pikir yang berkembang.

Baca juga: Kemendikbudristek ajak guru tak ragu pelajari kurikulum merdeka di PMM

Baca juga: Kemendikbudristek minta guru maksimalkan fitur Perangkat Ajar

"Dalam melakukan pembelajaran, guru juga harus mempertimbangkan karakter siswa-siswa kita, yang notabene mereka senang bermain, bernyanyi, bergerak, berkompetisi, berimajinasi, sesuai dengan usia generasi mereka yaitu generasi Alpha yang akrab dengan TIK namun memiliki kontrol diri yang masih rendah," ujar Rachmadi.

Karena itu, ia mengatakan, guru harus adaptif, kreatif, sabar, penyayang, dan ceria sehingga bisa mengakomodasi tumbuh kembang anak dengan baik.

Ia menambahkan, guru juga harus memahami kurikulum merdeka yang mengarah kepada proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).

Artinya, kata dia, para guru harus memiliki pemikiran terbuka dan mampu melihat berbagai macam perspektif sehingga dapat mengintegrasikan berbagai mata pelajaran multi disiplin ke dalam sebuah topik atau tema.

"Sekali lagi karena ini adalah pendidikan dasar, kita berharap ini benar-benar menjadi fondasi untuk pendidikan berkualitas pada jenjang-jenjang yang akan datang," kata Rachmadi.

Baca juga: Kemendikbudristek sebut guru harus miliki lima karakter unggulan

Baca juga: Pengamat sarankan pemerintah bantu guru fokus pengajaran di kelas