Kemenhub apresiasi peluncuran buku digital Mudik Aman dan Sehat

·Bacaan 1 menit

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengapresiasi peluncuran buku digital (e-book) Mudik Aman & Sehat 2022 sebagai acuan dalam melaksanakan tradisi mudik yang aman dan sehat bagi masyarakat.

"Ini kolaborasi yang baik sekali, kalau dulu ada buku saku maka sekarang dalam bentuk digital, jadi lebih mudah. Kami sangat mengapresiasi dan semoga bermanfaat untuk para pemudik," kata Tenaga Ahli Menhub Bidang Komunikasi, Thonthowi Djauhari dalam diskusi daring "Pemudik Pintar, Mudik Lebaran Lancar" yang dipantau di Jakarta, Senin.

Thonthowi mengatakan, e-book yang disusun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Satgas Covid-19, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, dan instansi lainnya tersebut dapat dijadikan panduan selama melakukan perjalanan mudik.

Menurut dia, pemudik dapat memperoleh informasi terkait kebijakan, jadwal perjalanan, skenario lalu lintas, info kuliner, hingga trik dan tips kesehatan.

"Kalau misalnya ingin lihat jadwal ganjil genap, bisa di sini. Kapan saya melakukan mudik supaya lebih lancar itu bisa baca di sini semua," ujarnya.

Lebih lanjut Thonthowi menyampaikan, pemerintah berupaya untuk menyelenggarakan kegiatan mudik yang aman, selamat, serta meminimalisir risiko penularan Covid-19.

Berdasarkan hasil survei Balitbanghub, diprediksi sebanyak 85,5 juta orang yang akan melakukan perjalanan di masa mudik, 47 persen diantaranya akan menggunakan jalur darat baik itu kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor) maupun bus.

Diperkirakan, pemudik yang berangkat dari Jabodetabek sekitar 14,3 juta orang dan jumlah pemudik meningkat sekitar 45 persen dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi.

"Sektor darat menjadi tantangan tersendiri karena banyaknya pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Kalau angkutan umum kan skriningnya lebih mudah," katanya.

Sebagai informasi, e-book Mudik Aman & Sehat dapat diakses di linktr.ee/mudik2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI, Usman Kansong dan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B Harmadi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel