Kemenhub bantu empat unit bus ke univesitas dan yayasan di Kupang

Faisal Yunianto
·Bacaan 2 menit

Kementerian Perhubungan memberikan bantuan empat unit bus untuk Universitas Widya Mandira (Unwira) dan tiga yayasan di Kota Kupang.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Tito Gesit Utiarto kepada wartawan di Kupang, Rabu mengatakan bahwa empat unit bus itu diterima oleh perwakilan dari Uniwira, Yayasan Susteran Claret, Yayasan Tunas Bangsa dan juga Yayasan Asumpta.

"Sebenarnya program pengadaan bus ini sudah dari tahun 2018. Tetapi karena harus melalui proses penganggaran sehingga pada akhir tahun ini baru bisa direalisasikan," katanya usai melakukan acara serah terima empat unit bus tersebut di halaman kantor Balai Pengelola Transportasi Darat.

Tito mengatakan bahwa walaupun sudah dianggarkan sejak tahun 2018, namun kendaraan yang diserahterimakan itu adalah kendaraan yang baru dan produksi tahun 2020.

Ia mengatakan bahwa empat bus yang diberikan ini sama seperti lima bus yang sebelumnya diberikan Kemenhub untuk pemerintah kota Kupang yang sudah diluncurkan sejak September lalu.

Bedanya adalah empat bus yang diperoleh oleh tiga yayasan dan satu universitas ini sudah dilakukan penyerahan kunci secara simbolik pada April 2019 lalu di Kota Kupang dan baru bisa terealisasi saat ini.

Lebih lanjut ia berharap agar bantuan bus yang sudah diberikan itu bisa membantu pendidikan di Kota Kupang dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Sementara itu, Fary Djemi Francis, mantan Ketua Komisi V DPR RI yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Asabri, saat menyaksikan penyerahan bus bantuan itu menyampaikan terima kasihnya kepada Kemenhub karena akhirnya apa yang diperjuangkan sejak dirinya masih menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI bisa terealisasi.

"Saya ingat waktu itu saya yang minta supaya bus-bus sekolah diperbantukan di NTT, mulai dari Kota Kupang dan beberapa daerah di NTT. Dan saat ini untuk satu universitas dan tiga yayasan ini," ujar dia.

Sementara itu Rektor Unwira sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus, P. Yulius Yasinto SVD mengatakan bahwa dirinya tak mengira bantuan bus itu akhirnya bisa tiba dan diserahkan.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan juga kepada pak Fary tang sudah membantu merealisasikan ini. Kami sangat membutuhkan bus ini," tambah dia.

Baca juga: 200 bus sekolah disumbangkan Kemenhub untuk pondok pesantren
Baca juga: Kementerian Perhubungan bantu lima unit bus sekolah di NTT
Baca juga: Pemprov Papua apresiasi Damri berikan bantuan bus untuk pelajar-guru di Sarmi