Kemenhub Imbau Pemudik Vaksinasi Jauh Hari Sebelum Berangkat agar Tak Repot

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengingatkan calon pemudik agar tidak melakukan vaksinasi Covid-19 di hari yang sama dengan hari keberangkatan. Sebab, langkah tersebut dikhawatirkan menimbulkan kerepotan bagi calon pemudik.

Dalam dialog bersama Satgas Covid-19, Adita menyarankan agar vaksinasi Covid-19 dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan. Selain menghindari kerepotan, imunitas dari vaksinasi Covid-19 belum terbentuk sempurna.

"Imunitasnya butuh waktu untuk dibangun, ternyata besok atau nanti sore sudah ketemu orang-orang di rumah, artinya tidak efektif juga kalo mendadak divaksin," kata Adita, dikutip melalui akun Youtube BNPB, Sabtu (23/4).

Dia mengingatkan kembali bahwa pemerintah dan pihak-pihak swasta, ataupun komunitas bahkan menyediakan gerak vaksin baik untuk dosis kedua ataupun booster.

Adita menyebutkan, gerai vaksin di stasiun, pelabuhan, terminal, dan bandar udara hanya bersifat sebagai alternatif jika terjadi kondisi yang darurat.

"Disediakan di tempat keberangkatan itu untuk membackup saja kalau ada kebutuhan yang mendadak," ujarnya.

Selain gerai vaksinasi Covid-19, Kementerian Perhubungan juga membuka gerai tes antigen di beberapa layanan umum. Namun, Adita kembali menegaskan gerai tersebut bukan sebagai bentuk penyekatan pemudik untuk kemudian dilakukan pemeriksaan satu persatu.

"Kami sediakan vaksin dalam kapasitas terbatas dan tes antigen, sifatnya untuk berikan bantuan dan pelayanan bukan sebagai tempat penyekatan atau pemeriksaan," tegasnya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel