Kemenhub lepas 111 bus mudik gratis di Terminal Pulogebang

Kementerian Perhubungan bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta melepas 111 bus yang mengangkut pemudik dalam program mudik gratis di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Jumat.

Ke-111 bus itu dilepas dalam rangka kegiatan mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di dua terminal di DKI Jakarta.

"Dari Kemenhub melepas mereka 111 bus dan per busnya 30 orang sehingga 3.330 penumpang dan sekarang sedang berjalan," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang, Junaedi saat ditemui di lokasi, Jumat.

Junaedi mengatakan, mayoritas bus itu membawa pemudik ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. "Paling banyak Jawa Tengah, yaitu Wonogiri dan Solo, kemudian Yogyakarta dan Surabaya," kata dia.

Dengan adanya program mudik tersebut, suasana Terminal Terpadu Pulogebang cukup ramai. Dia memperkirakan hari ini akan menjadi puncak keberangkatan mudik Lebaran.

Baca juga: Terminal Kalideres siapkan bus bantuan
Baca juga: Polisi geser pintu masuk "one way" dari KM 47 ke GT Cikampek Utama

Selain pemudik dalam program mudik gratis, warga yang berangkat dari Terminal TerpaduPulogebang diperkirakan lebih 3.000 orang.

"Untuk yang kemarin saja keberangkatan sudah mencapai 2.700. Sekarang diperkirakan mencapai 3.000 lebih," kata dia.

Karena itu, pihaknya melakukan beberapa persiapan guna memastikan kegiatan mudik tahun ini berjalan dengan aman dan lancar.
Salah satunya melalukan pemeriksaan kondisi bus dan kesehatan sopir sebelum berangkat.

Pihaknya juga telah menyiagakan pos keamanan internal untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di lingkungan terminal.

Dia berharap upaya-upaya tersebut dapat memperlancar jalannya kegiatan mudik Lebaran tahun ini.
Baca juga: "One way" di Cikampek diperpanjang hingga waktu yang tidak ditentukan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel