Kemenhub Minta Penumpang Pesawat Waspadai Surat Bebas COVID-19 Palsu

·Bacaan 1 menit

VIVAKementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menggelar kampanye keselamatan penerbangan, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dalam kampanye itu, Direktur Keamanan Penerbangan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Elfi Amir mengingatkan kepada para penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, untuk mewaspadai adanya peredaran dan penggunaan surat keterangan hasil COVID-19 palsu.

Elfi Amir mengatakan, saat ini masih banyak ditemukan adanya surat keterangan hasil pemeriksaan COVID-19 yang palsu, dimana baru-baru ini terjadi di wilayah Maluku.

"Peredaran atau penggunaan surat keterangan palsu masih marak, makanya kami meminta kepada penumpang untuk bisa mewaspadai itu, tidak hanya penumpang, kami juga ingatkan adanya praktik itu kepada pihak KKP dan juga maskapai," katanya melalui siaran pers, Sabtu, 5 Mei 2021.

Tidak hanya mengingatkan, Kementerian Perhubungan juga mengedukasi masyarakat dan mengajak kerja sama untuk bisa melaporkan praktik pidana kesehatan tersebut.

"Masyarakat atau siapapun itu, harus lapor kepada kami, atau petugas kepolisian bila menemukan praktik pemalsuan itu, karena di situasi pandemi COVID-19 ini, kesehatan menjadi ujung tombak dalam penerbangan. Dimana, kita tidak mau membawa orang sakit atau yang terpapar virus," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga melakulan pengecekan ke area check in counter, untuk melihat sejauh mana proses pemeriksaan surat kesehatan.

"Tadi ke check in counter, saya lihat suket harus diverifikasi yang manual, ada juga yang pakai barcode, harus diperiksa dengan teliti supaya menghindari orang yang buat suket palsu, mudah-mudahan ini bisa minimize karena ini sangat penting," ujarnya.