Kemenhub pantau angkutan laut di Jayapura

·Bacaan 2 menit

Kementerian Perhubungan memantau angkutan laut pada masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Jayapura, Papua, dalam upaya memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan transportasi massal, yang banyak digunakan masyarakat tersebut.

"Selalu utamakan keselamatan pelayaran, jangan memaksakan diri naik ke atas kapal dan jagalah keamanan serta keselamatan diri sendiri," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya memantau sekaligus meninjau Posko Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Jayapura, untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan angkutan laut di wilayah tersebut yang telah dimulai sejak 17 Desember 2021-8 Januari 2022.

Selain itu, pemantauan pelaksanaan angkutan laut juga dilakukan secara langsung dengan mengirimkan para pejabat kantor pusat ke lapangan agar kondisi dan permasalahan yang terjadi di wilayah pemantauan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara tepat sesuai Instruksi Menhub No IM 10 Tahun 2021 tentang Monitoring Pengaturan dan Pengendalian Transportasi selama Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 pada Masa Pandemi COVID-19.

Arif juga mengingatkan untuk memperketat protokol kesehatan, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 khususnya memaksimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

Kepala KSOP Kelas II Jayapura Capt Roni Fahmi mengatakan sejauh ini angkutan laut Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Jayapura berjalan lancar, selamat dan aman. Pihaknya dan PT Pelni juga menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi lonjakan penumpang.

Tercatat ada lima kapal PT Pelni yang disiapkan untuk mengangkut penumpang kapal disamping juga tersedia 5 kapal perintis, 1 kapal swasta dengan jumlah total kapal sebanyak 11 kapal.

"Lima kapal Pelni yang melayani penumpang di Jayapura yaitu KM. Dobonsolo, Gunung Dempo, Labobar, Sinabung dan Ciremai. Kapal-kapal tersebut akan mengangkut penumpang dari Jayapura, Biak, Serui, Nabire, Manokwari, Sorong, Ambon dan Makassar," kata Roni.

Dia mengimbau para calon penumpang kapal untuk membeli tiket jauh-jauh hari guna menghindari penumpukan penumpang di terminal pelabuhan dan selalu memantau jadwal kedatangan kapal.

"Tiket kapal Pelni juga sudah bisa dibeli secara online, lakukan pembelian tiket kapal Pelni secara online untuk menghindari praktik percaloan," ujar Roni.

Data Posko Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Jayapura mencatat per 22 Desember 2021, penumpang naik sebanyak 5.140 orang dengan persentase kenaikan 17 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 4.289 orang.

Baca juga: Kemenhub atur perjalanan orang dari hulu-hilir pada libur akhir tahun
Baca juga: Kemenhub perketat syarat perjalanan penumpang transportasi laut
Baca juga: Kemenhub pantau penanganan transportasi libur Natal-Tahun Baru 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel