Kemenhub Pastikan Tangani Kapal India yang ABK-nya Positif COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kemenhub memastikan bahwa pihaknya telah menangani kapal asing berbendera India, yakni MT ARK Progress yang saat ini berada di Pelabuhan Dumai, Riau. Penanganan itu sesuai dengan prosedur kesehatan COVID-19 secara ketat.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut (Dirlala), Capt Antoni Arif Priadi menjelaskan, hal tersebut sekaligus memastikan tidak adanya risiko penyebaran atau penularan virus COVID-19. Karena telah ditangani oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Dumai.

"Setiap kapal asing yang masuk di Pelabuhan di Indonesia mendapatkan penanganan dan prosedur protokol kesehatan ketat," kata Antoni dalam keterangan tertulisnya, Kamis 6 Mei 2021.

Baca juga: Saptam Outsourcing hingga PKWT Kini Bisa Mudah Dapat KPR Subsidi

Antoni menambahkan, pemeriksaan kapal asing yang mengajukan izin sandar di pelabuhan, dilakukan di wilayah labuh jangkar. Pemeriksaan kapal baik pemeriksaan ABK Kapal oleh tim KKP dan pemeriksaan barang oleh tim Karantina barang, dilakukan sebelum kapal mendapatkan izin sandar.

Adapun Standar dan Prosedur (SOP) saat kapal asing sandar di dermaga, adalah semua ABK tidak boleh turun dari kapal selama pemeriksaan dilakukan tim KKP.

"Ketika pemeriksaan dan hasilnya positif, maka wajib karantina mandiri di kapal. Bila gejalanya parah, dirujuk ke RS dengan biaya dari perusahaan," ujarnya.

Antoni memastikan, seluruh Anak Buah Kapal (ABK) MT ARK Progress sebanyak 23 orang, telah melakukan test COVID-19 tanpa sempat turun dari kapal. Berdasarkan hasil test tersebut, lima di antaranya dinyatakan positif COVID-19, satu orang dirawat di Rumah Sakit, sementara empat lainnya karantina mandiri di atas kapal.

"Hasil test 18 ABK lainnya dinyatakan negatif. Dan empat ABK dengan hasil positif namun tidak bergejala dan gejala ringan diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri di atas kapal," ujar Antoni.

Selain itu, Antoni juga memastikan bahwa meskipun kapal MT ARK Progress ini berkebangsaan India, namun seluruh ABK nya telah lama melakukan pelayaran. Sehingga, para ABK itu pun sudah lama tidak kembali negaranya, terutama saat terjadi penyebaran COVID-19 gelombang kedua yang kita ketahui saat ini tengah melanda India.

"Jadi ABK berkewarganegaraan India di kapal bukan berarti yang bersangkutan beberapa bulan atau baru-baru ini ke India," ujarnya.

Sebagai informasi, MT ARK Progress tiba di Pelabuhan Dumai pada tanggal 27 April 2021 dan langsung dilaksanakan pemeriksaan kapal dalam karantina oleh Tim Boarding KSOP Dumai. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan swab RT Antigen oleh Tim dokter KKP Dumai terhadap seluruh ABK kapal tersebut.

Selanjutnya, setelah pemeriksaan kesehatan bagi awak kapal selesai, KKP Dumai memberikan kesempatan untuk kapal tersebut melakukan muat (loading) dengan catatan seluruh ABK, pandu bandar, loading master, surveyor dan agen, memakai APD lengkap. Kemudian, selama melakukan kegiatan tersebut dilakukan pengawasan oleh KKP, KSOP Dumai dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP).