Kemenhub Perkirakan Puncak Arus Mudik Sudah Terlalui

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik sudah terjadi pada H-3 Lebaran atau Jumat (29/4) kemarin. Sebanyak 105 ribu kendaraan tercatat melewati Tol Trans Jawa di hari itu.

"Kemarin di H-3 yang jadwal one way harusnya sampai jam 24.00, karena memang derasnya arus yang keluar dari Jakarta ke arah timur akhirnya diperpanjang. Sehingga memang prediksi kita di H-3 sepertinya puncaknya sudah tercapai, mudah-mudahan kemarin sudah tercapai," kata Direktur Lalu Lintas Jalan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cucu Mulyana, Sabtu (30/4).

Dia mengatakan puncak arus mudik di masa normal sebelum pandemi tercatat 103 ribu kendaraan yang melintas, sedangkan kemarin sudah 105 ribu kendaraan. Sejak H-10 sampai saat ini terpantau 477.000 kendaraan melalui Tol Trans Jawa.

"Mudah-mudahan dari mulai sekarang dan besok tinggal sisa-sisanya, mudah-mudahan sudah cukup melandai," katanya.

Penyebab Kemacetan

Cucu menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan kemacetan pada mudik Lebaran kali ini. Salah satunya, faktor keterbatasan rest area yang menyebabkan kendaraan parkir di bahu jalan.

"Banyak kendaraan yang memperlambat lajunya saat dekat rest area. Menimbulkan kepadatan, tapi setelah rest area umumnya lancar kembali lancar," ujar Cucu.

Cucu juga mengungkapkan kendaraan yang melalui jalur pantai selatan lebih sedikit. Dia menambahkan banyak masyarakat yang belum memanfaatkan jalur tersebut.

Namun masyarakat yang ingin melintasi jalur pantai selatan diimbau untuk berangkat pada siang hari.

"Kita imbau berangkat di siang hari karena fasilitasnya masih terbatas," ujar Cucu.

Tol Cipali Relatif Aman

Sementara GM Operasional Astra Tol Cipali Suyitno mengatakan, lalu lintas di Tol Cipali cukup aman pada arus mudik tahun ini. Hanya ditemukan beberapa insiden atau kecelakaan ringan.

"Kecelakaan dan itu ringan di mana banyak kejadian (pengendara) ngantuk tabrak mobil yang di belakang karena tidak jaga jarak, tapi itu kecelakaan ringan," kata Suyitno.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, beberapa fasilitas sudah disiapkan, mulai dari mobil ambulans, mobil derek, sampai petugas kesehatan. Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit jika terjadi kecelakaan berat. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel