Kemenhub Target Vaksinasi Covid-19 10 Ribu Supir dan Penumpang Bus di 12 Terminal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) siap menggelar program vaksinasi Covid-19 di 12 terminal bus tipe A yang terletak di Pulau Jawa. Dalam program ini, sebanyak 10 ribu supir dan penumpang bus jadi target penyuntikan vaksin.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, usulan program vaksinasi Covid-19 di 12 terminal bus ini datang dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang mendorong agar instansinya bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi, hingga TNI/Polri.

"Kami akan menyelenggarakan vaksinasi di 12 terminal tipe A. Terutama kepada mitra-mitra transportasi darat. Baik pengemudi bus, kondektur, agen-agen bus, termasuk tenant-tenant yang ada di terminal, termasuk pengemudi kendaraan angkutan perkotaan," terangnya dalam sesi teleconference, Rabu (14/7/2021).

Budi Setiyadi memaparkan, program vaksinasi ini rencananya akan diadakan di 12 terminal bus tipe A. Antara lain Pakupatan Serang, Guntur Garut, Indihiang Tasikmalaya, Leuwi Panjang Bandung, Bulu Pitu Purwokerto, Tirtonadi Solo, Arjosari Malang, Gayatri Tulungagung, Kertonegoro Ngawi, Purabaya Surabaya, Pulo Gebang Jakarta Timur, dan Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Daftar Dahulu

Petugas medis mengecek kesehatan warga sebelum divaksin COVID-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Metode vaksinasi door to door telah mampu meningkatkan partisipasi vaksinasi karena dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses dan takut keluar rumah. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Petugas medis mengecek kesehatan warga sebelum divaksin COVID-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Metode vaksinasi door to door telah mampu meningkatkan partisipasi vaksinasi karena dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses dan takut keluar rumah. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Secara target, Budi melanjutkan, Kemenhub menyasar sekitar 10 ribu supir dan penumpang bus di 12 terminal tipe A tersebut.

"Targetnya yang sudah terdaftar di masing-masing terminal sekitar 7.173. Berikutnya masih ada potensi tambahan, kami akan menyelenggarakan vaksinasi di 12 terminal sebesar 2.827. Sehingga kami akan mendapatkan sekitar 10 ribu," paparnya.

Namun, Budi menyatakan, masyarakat atau calon penumpang bus yang ingin mendapatkan vaksin tersebut harus mendaftar lebih dulu.

"Mungkin ini kami sifatnya tidak go show, tapi masyarakat yang akan mendapatkan vaksin mendaftar dulu. Supaya kami untuk mencegah adanya kerumunan di tempat-tempat kami melaksanaan vaksin nanti," tandasnya.

Infografis Boleh dan Tidak Boleh Sebelum - Setelah Vaksinasi Covid-19

Infografis Boleh dan Tidak Boleh Sebelum - Setelah Vaksinasi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Boleh dan Tidak Boleh Sebelum - Setelah Vaksinasi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel