Kemenhub Ungkap Perusahaan di Balik Maskapai Baru Super Air Jet

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Industri penerbangan Tanah Air bakal kedatangan satu pemain baru, yakni maskapai Super Air Jet. Perusahaan swasta ini akan menyasar pasar dari kalangan milenial dengan konsep super cost atau berbiaya rendah.

Mengenai pihak yang ada di balik maskapai Super Air Jet itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati menyebut bahwa PT Kabin Kita Top merupakan nama badan usaha yang tercatat dalam dokumen legal di Kemenhub.

"Sesuai dokumen legal, (maskapai Super Air Jet) di bawah PT Kabin Kita Top," kata Adita saat dikonfirmasi VIVA, Selasa 4 Mei 2021.

Adita menambahkan, maskapai baru itu masih berada dalam proses izin operasi yang diurus oleh Kementerian Perhubungan. Namun, saat ditanya lebih jauh mengenai proses perizinan tersebut, Adita mengaku belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut.

"Super Air Jet tengah dalam proses Air Operation Certificate atau Izin Operasi Komersial. Yang lain-lain belum bisa disampaikan saat ini," ujarnya.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Super Air Jet, Ari Azhari, menjelaskan bahwa maskapai Super Air Jet ini didirikan atas dasar optimisme bahwa peluang pasar masih ada dan terbuka lebar, khususnya penerbangan domestik di Indonesia. Menurutnya, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama dari kaum milenial.

Super Air Jet kabarnya masih memiliki hubungan dengan Lion Air Group. CEO Super Air Jet Ari Azhari disebut-sebut juga pernah memegang jabatan penting sebagai manajer umum di Lion Air Group. Meski begitu, belum ada pernyataan resmi soal hubungan kerja samanya dengan perusahaan yang didirikan Rusdi Kirana itu.

Bermodalkan pesawat Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 kursi, Super Air Jet akan memulai debut usahanya di industri penerbangan Indonesia. Tahap awal, maskapai ini akan fokus pada rute domestik sebelum kemudian melakukan ekspansi secara internasional.