Kemenkes: 95% Pasien Gagal Ginjal Akut di RSCM Terus Membaik Karena Obat Fomepizole

Merdeka.com - Merdeka.com - Juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril menyebut, penggunaan obat fomepizole membuat kondisi pasien anak yang mengidap gagal ginjal akut terus membaik. Menurutnya, efek fomepizole efektif untuk menyembuhkan gagal ginjal akut.

"Penggunaan fomepizole menunjukkan 95 persen pasien anak di RSCM menunjukkan perkembangan yang terus membaik, artinya efikasinya baik dalam memberikan kesembuhan," kata Syahril dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12).

Syahril mengatakan, saat ini RI memiliki 246 vial Fomepizole. Pertimbangan pemberian Fomepizole karena pengobatannya terbukti efektif.

"Kita cukup beruntung saat ini ada 246 vial fomepizole di mana sebagian besar atau 68% nya adalah donasi dari negara lain. Pertimbangan pemberian fomepizole karena setelah pemberiannya pasien terus membaik dan ini membuktikan pengobatannya efektif menyembuhkan dan mengurangi perburukan gejala," tuturnya.

Mengenai Fomepizole, Syahril menegaskan, bahwa tidak ada komersialisasi obat-obatan oleh Kementerian Kesehatan. Tetapi semata-mata hanya untuk menyelamatkan anak anak.

Dia melanjutkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengindikasikan bahwa penyebab gagal ginjal karena kandungan Etilen Glikol (EG) Dietilen Glikol (DEG) dan lainnya. Untuk penyembuhannya, obat Fomepizole menjadi opsi antidot.

"Jadi bukan berdasarkan asumsi-asumsi. Terakhir kita bisa lihat kasus sejak 18 Oktober sudah turun. Kenaikan jumlah kasus karena telatnya pelaporan (sebagian besar kasus bulan Agustus dan September)," terang Syahril. [lia]