Kemenkes: Kasus Covid-19 B117 Bertambah, Kemungkinan Terjadi Transmisi Lokal

·Bacaan 1 menit
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah orang yang terpapar varian Covid-19 B117 di Indonesia bertambah. Dari sebelumnya hanya 10, kini naik menjadi 13 orang.

Penambahan tiga kasus varian Covid-19 B117 ini berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) Arab Saudi dan dua lainnya warga negara Indonesia (WNI).

"Ini tentunya yang 10 tambah 3 sehingga total 13 kasus varian atau mutasi B117 di Indonesia saat ini," kata Nadia dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Selasa (4/5/2021).

Nadia menjelaskan, adapun 13 kasus varian Covid-19 B117 tersebut tersebar di enam provinsi. Di antaranya, Tapin (Kalimantan Selatan) 1, Karawang (Jawa Barat) 4, Kota Balikpapan (Kalimantan Timur) 1 dan Palembang (Sumatera Selatan) 1, Kota Medan dan Kota Tanjung Balai (Sumatera Utara) masing-masing 1 serta Kota Bogor (Jawa Barat) 1.

Nadia menduga, sudah terjadi transmisi lokal varian Covid-19 B117. Sebab, dua penambahan kasus varian Covid-19 B117 yang muncul tidak berasal dari spesimen PMI, melainkan WNI.

Dua spesimen WNI yang terinfeksi varian Covid-19 B117 itu diambil pada 25 Februari dan 1 April 2021.

"B117 ini ada yang memang bukan berasal dari spesimen PMI sehingga tentunya kita menduga sudah ada transmisi lokal seperti di Kabupaten Karawang, Sumsel, Sumut dan Kalsel," jelas Nadia.

Kurangi Mobilitas

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ini mengajak semua pihak bekerja sama menekan transmisi lokal varian Covid-19 B117. Caranya mengurangi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

"Kita tahu pengaruh mobilitas tinggi akan mendorong peningkatan dan memperbesar peluang varian baru untuk bertramisi lokal," tandasnya.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan di bawah ini: