Kemenkes Kirim Tim Pemantauan Pos Kesehatan ke Tiga Jalur Mudik

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Kesehatan melepas tiga tim pemantauan pos kesehatan saat mudik Lebaran Idulfitri 2022. Tim ini disebar ke tiga jalur mudik yakni Jakarta- Surabaya, Jakarta-Yogyakarta, dan Jakarta-Lampung.

Seluruh tim akan melihat kesiapan pelayanan kesehatan baik di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), bandara, stasiun, hingga fasyankes. Fasyankes ini di antaranya rumah sakit, Public Safety Center (PSC), dan pos-pos kesehatan di rest area maupun jalan tol.

"Diperkirakan akan ada 85 juta orang yang akan mudik Lebaran, saya juga tidak terbayang bagimana situasi dan kondisi di lapangan. Itulah pentingnya teman-teman melakukan pemantauan untuk memastikan semua fasilitas pelayanan kesehatan baik di rest area jalan tol maupun non tol sudah siap," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Selasa (26/4).

Kunta meminta para pemudik memanfaatkan layanan di pos kesehatan selama dalam perjalanan mudik. Di tengah pandemi Covid-19, dia mengingatkan setiap orang harus bisa menjaga kesehatan agar tetap prima.

"Saya berharap tim pemantauan pos kesehatan di 3 jalur mudik bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Stamina teman-teman juga penting, harus dijaga dengan baik. Intinya ini untuk masyarakat supaya mereka bisa mudik dengan lancar," ucapnya.

Sementara, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir memastikan sektor kesehatan telah siap menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2022. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan sebanyak 15.555 fasilitas pelayanan kesehatan di 34 provinsi.

Terdiri dari 10.292 puskesmas, 279 PSC, 51 KKP, 1.805 pos kesehatan, dan 3.128 rumah sakit. Pengaktifan pos kesehatan direncanakan mulai 25 April hingga 8 Mei 2022.

"Dengan perkiraan puncak arus mudik akan terjadi di tanggal 30 April dan perkiraan puncak arus balik pada 8 Mei 2022," lanjutnya.

Pos pelayanan kesehatan tersedia selama 24 jam lengkap dengan tenaga kesehatan yang bertugas secara shifting. Kadir menyebut pos pelayanan kesehatan siap melayani pemeriksaan maupun pemberian obat.

Apabila dibutuhkan perawatan lebih lanjut, sejumlah rumah sakit di titik-titik jalur mudik telah disiagakan sebagai tempat rujukan. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel