Kemenkes pastikan kesiapan pelayanan kesehatan untuk ASEAN Para Games

Kementerian Kesehatan memastikan kesiapan pelayanan kesehatan untuk para atlet yang akan berlaga pada ASEAN Para Games di Solo pada Juli 2022.

"Kami bersama dengan mas wali mempersiapkan ASEAN Para Games di Solo, kami baru mau lihat tempatnya. Termasuk koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan NPC (National Paralympic Commitee)," kata Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kementerian Kesehatan RI Kartini Rustandi di Solo, Selasa.

Ia mengatakan beberapa yang dipersiapkan mulai dari pelayanan kesehatan, kesehatan lingkungan, kebersihan makanan, dan keamanan makanan. Untuk fasilitas kesehatan kesiapannya mulai dari rumah sakit hingga puskesmas yang ada di wilayah Solo Raya.

"Termasuk faskes di Semarang, karena kan ada salah satu kegiatan di Semarang. Nanti juga ada nakes di setiap venue," katanya.

Baca juga: Menko PMK cek kesiapan "venue" ASEAN Para Games 2022

Baca juga: Menpora: Persiapan ASEAN Para Games di Solo sudah berjalan

Untuk rumah sakit yang disiapkan juga disesuaikan dengan kebutuhan para atlet, termasuk antisipasi cedera yang dialami atlet.

"Nanti juga ada dokter spesialis saraf," katanya.

Disinggung mengenai prediksi lonjakan kasus COVID-19 beberapa waktu ke depan juga menjadi pembahasan dalam rapat tersebut.

"Kami masih rapatkan, ada sebagian sistem bubble yang sudah disiapkan NPC. Kalau melihat kondisi sekarang tentu kami sesuaikan dengan aturan BNPB maupun dari Kemendagri. Sesuai kondisi kasus, kami prepare semuanya," katanya.

Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan dilakukan untuk atlet maupun penonton. Untuk penonton, dikatakannya, wajib vaksin, menggunakan aplikasi peduli lindungi, wajib mengenakan masker, dan pengukuran suhu.

"Kalau untuk atlet juga sesuai standar karena mereka adalah aset negara," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan untuk atlet setiap cabang olahraga akan ditempatkan di satu hotel yang sama agar lebih mudah operasionalnya.

"Semuanya bubble per cabor, ini untuk mengantisipasi lonjakan COVID-19. Atlet juga nggak kemana-mana, nggak jalan-jalan, di hotel saja. Mereka juga melewati PCR terus," katanya.

Baca juga: Menpora tinjau arena bulu tangkis persiapan APG 2022 di Solo

Baca juga: Aksen khas Jawa hiasi logo ASEAN Para Games 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel