Kemenkeu: Defisit Anggaran Catat 1,55 Persen

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran per 20 Desember 2012 telah mencapai Rp128,2 triliun atau 67,4 persen dari pagu dalam APBN-Perubahan sebesar Rp190,1 triliun atau 1,55 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menyatakan hal tersebut melalui pesan pendek yang diterima di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut Anny, defisit terjadi karena realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.247,6 triliun atau 91,9 persen dari target Rp1.358,2 triliun, sementara realisasi belanja negara mencapai Rp1.375,8 triliun atau 88,9 persen dari pagu Rp1.548,3 triliun.

"Realisasi belanja lebih tinggi dari realisasi tahun lalu yang mencapai 86,9 persen," katanya.

Dari realisasi pendapatan negara, penerimaan perpajakan telah mencapai Rp943,1 triliun atau 92,8 persen dari target Rp1.016,2 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp301,3 triliun atau 88,3 persen dari target Rp341,1 triliun.

Sedangkan realisasi belanja pegawai mencapai Rp194 triliun atau 91,4 persen dari pagu Rp212,3 triliun, belanja barang Rp120,7 triliun atau 74,5 persen dari pagu Rp162 triliun dan belanja modal Rp123,5 triliun atau 70,2 persen dari pagu Rp176,1 triliun.

Anny menambahkan penyerapan belanja subsidi energi telah melampaui target, karena realisasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai Rp186,7 triliun atau 135,9 persen dari pagu Rp137,5 triliun dan subsidi listrik Rp83,3 triliun atau 128,2 persen dari pagu Rp65 triliun.


Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, penerimaan pajak mengalami perlambatan karena terjadi penurunan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) dari sektor pertambangan.

Perlambatan penerimaan tersebut, lanjut dia, terjadi karena adanya penurunan produksi bahan mineral serta berkurangnya permintaan akibat krisis global yang melanda di Amerika Serikat dan Eropa.

"Secara umum ada penurunan, tapi yang kita lihat bukan karena faktor harga saat ini. (Memang) harga ada koreksi, tetapi yang ada karena produksi," katanya.

Terkait subsidi energi yang selalu melebihi target, Menkeu mengharapkan agar program pengendalian BBM bersubsidi segera berlaku efektif untuk mengurangi beban fiskal, paling cepat mulai tahun anggaran 2013.

Ia juga mengatakan penyerapan belanja modal masih akan mengalami penumpukan pada triwulan IV, seperti yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...