Kemenkeu: Nilai BMN di Kementerian ESDM capai Rp26,67 triliun

Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Encep Sudarwan menyebutkan nilai barang milik negara (BMN) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencapai Rp26,67 triliun.

"Kementerian ESDM ini penting karena asetnya (BMN) besar sekitar Rp26,6 triliun. Jadi, itu total," katanya dalam acara Bincang Bareng DJKN Kemenkeu di Jakarta, Jumat.

Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Sumartono menuturkan nilai BMN Rp26,67 triliun itu berupa gedung, tanah, dan sebagainya.

BMN di Kementerian ESDM di antaranya meliputi tanah Rp15,4 triliun, peralatan dan mesin Rp5,73 triliun, gedung dan bangunan Rp2,68 triliun, jalan dan jembatan Rp41,32 miliar, irigasi Rp117,88 miliar serta jaringan Rp7,35 triliun.

Encep menjelaskan berbagai BMN ini bisa dikelola oleh Kementerian ESDM melalui penggunaan di satuan kerja Kementerian ESDM dan alih status penggunaan ke kementerian/lembaga (K/L) lain.

Tak hanya itu, BMN juga dapat dikelola melalui hibah kepada pemerintah daerah/desa serta ke lembaga sosial, keagamaan, kebudayaan, kemanusiaan dan pendidikan non komersial maupun ke masyarakat atau kelompok masyarakat.

"Ada lagi hibah karena tidak selalu harus dikelola oleh ESDM sendiri. Digunakan sendiri boleh, dihibahkan boleh, dialihstatuskan penggunaan boleh. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas Encep.

Baca juga: Kementerian ESDM akan bangun 33.476 BMN infrastruktur EBT tahun ini
Baca juga: Kementerian ESDM teken serah terima aset milik negara ke BRIN
Baca juga: Kemenkeu lakukan sertifikasi terhadap 64.050 bidang tanah BMN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel