Kemenkeu: Permintaan pada lelang SUN masih cukup solid

·Bacaan 2 menit

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penawaran pada lelang Surat Utang Negara (SUN) rutin pada Selasa, masih cukup baik dengan partisipasi investor dalam dan luar negeri yang tinggi.

"Incoming bids pada lelang hari ini masih cukup solid di atas target indikatif yang diumumkan pemerintah," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Deni Ridwan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pelaku pasar masih mencerna sejumlah faktor global maupun domestik yang mempengaruhi pergerakan pasar SUN seperti arah perbaikan ekonomi global, volatilitas yield US Treasury, perkembangan kasus COVID-19 varian Delta dan pidato presiden terkait RAPBN 2022.

"Di tengah likuiditas yang masih cukup tinggi, pelaku pasar masih cukup confidence untuk berpartisipasi di lelang SUN hari ini dengan bid yang masuk mencapai Rp77,07 triliun," katanya.

Ia mengatakan penawaran masuk masih didominasi investor domestik dengan proporsi sebesar 91,25 persen serta permintaan tertinggi pada tenor 6 tahun (FR090) dan 11 persen (FR091).

Baca juga: Pemerintah serap Rp 30 triliun dari lelang SUN

"Partisipasi asing sebesar 8,25 persen dari total bids yang masuk pada lelang hari ini dengan preferensi tenor yang sama dengan investor domestik," katanya.

Sementara itu, ia menambahkan Weighted Average Yield (WAY) dalam lelang ini yang dimenangkan untuk seri Obligasi Negara di bawah 30 tahun yang ditawarkan, naik tipis sebesar 1-6bps, apabila dibandingkan pada lelang sebelumnya.

"Di sisi lain, untuk tenor 30 tahun (FR089) terdapat penurunan WAY sebesar 1bps. Namun jika dibandingkan dengan level yield pada secondary market, untuk WAY pada tenor di bawah 30 tahun umumnya mengalami penurunan sebesar 1-4 bps," katanya.

Sebelumnya pada lelang SUN rutin pada Selasa, pemerintah menyerap dana sebesar Rp30 triliun dari lelang tujuh seri SUN di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp77,07 triliun.

Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Agustus 2021 mencapai Rp502,24 triliun.

Baca juga: Kemenkeu: Penawaran lelang SUN capai rekor tertinggi selama 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel