Kemenkeu RI perkuat hubungan dengan Kemenkeu UEA dalam Dubai Expo 2020

·Bacaan 2 menit

Kementerian Keuangan Republik Indonesia memperkuat hubungan dengan Kemenkeu Uni Emirat Arab (UEA) dalam Pekan Kemenkeu RI yang diselenggarakan di Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020 pada 21-22 Desember 2021.

Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA Husin Bagis menyambut baik berbagai inisiatif yang muncul dalam diskusi dan berharap dapat menciptakan manfaat maksimal untuk kedua pihak lantaran Indonesia dan UEA menikmati ikatan yang kuat di berbagai bidang, terutama ekonomi dan keuangan Islam.

Dengan demikian, dirinya berharap Indonesia dapat mengambil manfaat dari semua kemampuan dan peluang yang berkontribusi untuk memperkuat hubungan antara kedua negara.

"Kami telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengonsolidasikan kerja sama dengan UEA, salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia (BSI), bank syariah Islam terbesar di Indonesia, berencana untuk membuka kantor perwakilan pertamanya di Dubai," ungkap Bagis dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Assistant Undersecretary for the Management of Financial Resources Kemenkeu UEA Mariam Mohammad Al Amiri menyampaikan pihaknya bertujuan untuk memperluas hubungan ekonomi, perdagangan, termasuk untuk mempercepat ekosistem bisnis dan mempromosikan investasi, serta berbagai hal lain yang bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran antara kedua negara.

"UEA ingin membangun kemitraan ekonomi strategis dengan Indonesia dan berbagai pasar global yang menjanjikan, ini bertujuan untuk membangun fase baru pertumbuhan berkelanjutan pada tahapan berikutnya," jelas Al Amiri.

Sebagai informasi, Pekan Kemenkeu RI di Expo Dubai 2020 meliputi beberapa acara, mulai dari seminar terkait kebijakan fiskal perubahan iklim (sustainable finance-climate finance) dan implementasi proyek-proyek strategis hijau berkelanjutan, serta potensi investasi di Indonesia.

Selain itu diadakan pula talkshow tentang ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, yang membahas tentang pentingnya pendidikan di bidang ekonomi dan keuangan syariah yang tentunya akan bermanfaat untuk kedua negara.

Kemenkeu RI mencatat UEA telah menginvestasikan lebih dari 10 miliar dolar AS melalui Lembaga Pengelola Investasi/Indonesia Investment Authority (LPI/INA) pada tahun ini, yang digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di berbagai bidang strategis seperti energi, infrastruktur, pariwisata, teknologi, dan ketahanan pangan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa rintisan kerja sama yang telah diinisiasi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan terakhir di UEA pada National Day, Dubai Expo pada 4 November 2021 lalu telah ditindaklanjuti dengan baik.

Baca juga: Indonesia tampilkan produk karya UKM difabel di Expo 2020 Dubai
Baca juga: Kementerian Investasi gali peluang enam sektor prioritas di Expo Dubai
Baca juga: Indonesia hadirkan produk ramah lingkungan di Dubai

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel