Kemenkeu sebut kinerja APBN semester I 2022 di Sultra berjalan positif

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Sulawesi Tenggara menyebutkan kinerja APBN semester I 2022 di Provinsi Sultra berjalan positif baik dari segi pendapatan maupun belanja negara.

"Alhamdulillah, kinerja APBN semester I kita tahun 2022 ini trennya berjalan positif baik di sisi penerimaan maupun di sisi pengeluaran," kata Kepala Kantor Wilayah DJPb Sultra Syaiful saat menggelar konferensi pers di Kendari, Sultra, Kamis.

Dia menjelaskan, untuk pendapatan negara mencapai Rp1,45 triliun atau 41,12 persen dari target APBN, naik sebesar Rp112 miliar atau 8,36 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Selanjutnya, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tumbuh signifikan sebesar 44,35 persen dan penerimaan perpajakan tumbuh sebesar 0,95 persen.

Sedangkan untuk belanja pemerintah pusat mencapai Rp2,82 triliun atau 41,86 persen dari pagu APBN, turun sebesar Rp634,4 miliar yang disebabkan turunnya realisasi belanja pegawai dan barang modal dibandingkan Juni 2021 lalu.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Sultra Syaiful saat diwawancarai terkait capaian APBN di Sultra pada semester I 2022 di Kendari, Sultra, Kamis (21/7/2022). ANTARA/Harianto
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Sultra Syaiful saat diwawancarai terkait capaian APBN di Sultra pada semester I 2022 di Kendari, Sultra, Kamis (21/7/2022). ANTARA/Harianto

Syaiful menambahkan, untuk kinerja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) mencapai Rp7,7 triliun atau 48,89 persen dari pagu APBN, turun sebesar Rp63,48 miliar atau 0,82 persen.

"Dana desa yang mampu tumbuh sekitar 10,62 persen dan dana alokasi umum (DAU) yang tumbuh 5,75 persen belum sebanding dengan penurunan transfer ke daerah," katanya.

Kanwil DJPb Sultra berharap dengan tren yang positif ini mampu berkontribusi dalam upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel