Kemenko Ekonomi: Ekonomi bisa tumbuh 5% saat COVID-19 jadi endemi

·Bacaan 1 menit

Sekretaris Eksekutif I Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Pardede mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi bisa kembali ke level 5 persen per tahun apabila pandemi COVID-19 bisa dikendalikan menjadi endemi.

“Dalam keadaan COVID-19 menjadi endemi, perekonomian kita akan mulai kembali ke jalur lima persen per tahun, bahkan bisa lebih jika kita bisa memperbaiki produktivitas,” katanya kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Kemenko Perekonomian: WFH akan berlanjut saat COVID-19 jadi endemi

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan pelatihan untuk meningkatkan literasi dan keahlian digital masyarakat, karena setelah pandemi COVID-19, banyak pekerjaan yang membutuhkan keahlian di bidang teknologi digital

“Karena memang setelah pandemi COVID-19 itu hidup sudah tidak sama lagi, ini disebut new normal. Kalau kita melakukan pekerjaan kita seperti dulu ya kita tidak bisa bertumbuh dengan baik, jadi harus ada perubahan,” ucap Raden.

Saat ini, barang dan jasa pun perlu diperkenalkan dan dijual kepada masyarakat secara dalam jaringan atau virtual. Jadi, keahlian yang berkaitan dengan teknologi digital akan sangat dibutuhkan.

Baca juga: BI: Pemulihan ekonomi RI perlu dukungan sektor keuangan yang solid

Ia juga memandang bahwa pandemi COVID-19 juga berpotensi meningkatkan produktivitas karyawan yang mulai terbiasa bekerja dari rumah. Karyawan bisa menggunakan waktu tempuh ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lebih efektif. "Dengan berkurang waktu karyawan di jalan, dia bisa jadi lebih efektif," kata Raden.

Raden Pardede mengatakan pemerintah akan melakukan berbagai cara untuk mengendalikan COVID-19 hingga menjadi endemi yang hanya muncul sesekali dalam setahun di Indonesia. Selain vaksinasi, pemerintah juga akan mempertimbangkan opsi penggunaan obat COVID-19.

“Segala usaha harus kita lakukan untuk mengurangi (case) fatality rate, termasuk mencari obat. Meskipun mungkin belum seampuh yang diharapkan, tapi kalau ampuhnya 50 persen, mengurangi potensi kematian 50 persen itu kan bagus,” ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel