Kemenko Ekonomi minta partisipasi EU-ABC di Presidensi G20 Indonesia

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi meminta Delegasi Bisnis European Union-ASEAN Business Council (EU-ABC) berpartisipasi dan berkolaborasi untuk memberikan manfaat nyata dalam Presidensi G20 Indonesia.

“Kami mengharapkan ada kerja sama yang terjalin dengan EU-ABC dalam concrete deliverables Presidensi G20 Indonesia,” ujar Deputi Edi dalam pertemuan dengan EU-ABC sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Jumat.

Pertemuan tersebut membahas beberapa hal terkait dengan Presidensi G20 Indonesia, Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023, upaya pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi, reformasi struktural melalui Undang Undang Cipta Kerja, low carbon economy, hilirisasi komoditas industri nikel, hingga percepatan penyelesaian perundingan Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).


Baca juga: Tiga komisaris Uni Eropa akan kunjungi Indonesia untuk pertemuan G20


Delegasi EU-ABC yang pada pertemuan tersebut dipimpin oleh Vice Chairman EU-ABC Tassilo Brinzer mengapresiasi Indonesia atas keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 dan capaian positif perekonomian Indonesia yang tumbuh sebesar 5,44 persen di kuartal II 2022.

EU-ABC juga menyampaikan dukungannya kepada Indonesia dalam proses reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja dengan harapan bisa meningkatkan iklim investasi di Indonesia, khususnya melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach yang terintegrasi untuk memudahkan perizinan berusaha.

“Kami menantikan Keketuaan Indonesia ASEAN tahun depan karena Indonesia merupakan salah satu negara kekuatan ekonomi ASEAN. Untuk itu, semoga ekonomi di ASEAN dapat terus berkembang dan terintegrasi dalam kepemimpinan Indonesia,” ujar Vice Chairman EU-ABC Tassilo.


Baca juga: ETMM G20 sepakati "Bali Compact" usulan RI untuk transisi energi

Dalam kesempatan tersebut Delegasi EU-ABC juga mendukung percepatan penyelesaian perundingan IEU-CEPA.

EU-ABC juga menyatakan siap membantu meningkatkan iklim investasi dan berusaha di Indonesia dan tertarik bekerja sama dalam menyelesaikan perubahan iklim.

Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa pejabat Eselon II terkait di lingkungan Kemenko Bidang Perekonomian beserta sejumlah perwakilan perusahaan-perusahaan Eropa anggota EU-ABC yang bergerak di berbagai sektor.