Kemenko: Pemuda berperan strategis dalam pemajuan kebudayaan

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan bahwa pemuda sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam pemajuan kebudayaan.

"Pemuda berperan penting dalam mendukung program pemerintah yang terkait dengan pemajuan kebudayaan," kata Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Didik Suhardi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Pemerintah sediakan Dana Indonesiana untuk dorong pemajuan kebudayaan

Didik mengatakan, peringatan Hari Sumpah pemuda harus dimaknai sebagai kebangkitan generasi muda untuk mampu menjadi penerus yang bisa merealisasikan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

"Salah satunya mewujudkan program pemajuan kebudayaan guna mewujudkan Indonesia bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan, dan menyejahterakan," katanya.

Baca juga: Solo, Baubau dan 10 kota raih Pemajuan Kebudayaan Indonesia JKPI

Dia menambahkan, pemuda juga perlu berpartisipasi aktif dalam mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan mengampanyekan perubahan pola pikir, pola hidup, dan pola tindak dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045.

"Para pemuda yang produktif dan unggul merupakan kunci utama yang sangat menentukan bagi pembangunan Indonesia guna mencapai Indonesia Emas 2045," katanya.

Baca juga: PP 87/2021 atur tugas pusat dan daerah dalam pemajuan kebudayaan

Dengan demikian, kata dia, pemerintah terus memperkuat berbagai program strategis guna meningkatkan kualitas generasi muda.

"Generasi muda produktif merupakan komponen utama yang akan mengambil peran dalam mengisi pembangunan," katanya.

Baca juga: LaNyalla: Pemajuan kebudayaan amanat konstitusi yang mengikat negara

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Aris Darmansyah Edisaputra menambahkan bahwa dalam penyiapan SDM unggul, pemerintah juga terus berupaya memperkuat pendidikan vokasi dengan melakukan revitalisasi seperti yang tertuang dalam Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

"Berbagai program penyiapan SDM unggul terus dilakukan, kendati demikian berbagai kebijakan yang dipersiapkan perlu didukung dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat khususnya generasi muda," katanya.

Baca juga: Kanal Indonesiana upaya wujudkan visi pemajuan kebudayaan

Kemenko PMK, kata dia, mengajak generasi muda saat ini untuk terus mengembangkan diri dan berusaha optimal dalam meningkatkan kompetensi diri.

"Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, perlu persiapan yang matang dan peran aktif masyarakat. Dengan upaya yang optimal diharapkan dapat menciptakan SDM Indonesia yang unggul, berkualitas, dan memiliki karakter," katanya. T.W004

Baca juga: Ari Dwipayana: Sastra Saraswati Sewana untuk pemajuan kebudayaan Bali