Kemenko PMK ajak lansia tetap aktif bergerak guna cegah osteoporosis

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak seluruh masyarakat, khususnya kelompok lansia, untuk aktif bergerak dan melakukan aktivitas fisik guna mencegah terjadinya osteoporosis.

"Masyarakat khususnya kelompok lansia, harus aktif bergerak dan berolahraga rutin guna mencegah osteoporosis," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto dihubungi dari Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan agar seseorang memiliki tulang yang kuat maka diperlukan pemenuhan nutrisi yang optimal, mulai dari kalsium, vitamin D, hingga fosfor.

"Harus terpenuhi dengan baik sesuai kebutuhan harian. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan kekuatan tulang dan merangsang pertumbuhan sel-sel baru," katanya.

Baca juga: Dokter tekankan pentingnya mengendalikan faktor risiko osteoporosis

Selain makanan bergizi seimbang, kata dia, masyarakat juga harus menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga.

"Tubuh tidak hanya memerlukan nutrisi yang cukup dan terserap dengan baik, tapi juga perlu dilatih dengan gerakan atau olahraga untuk merangsang otot dan tulang agar tetap kuat dan bugar," katanya.

Dia juga mengatakan agar lansia tetap produktif maka tidak boleh malas bergerak dan perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.

"Kendati demikian, pencegahan osteoporosis perlu dilakukan sejak dini, sejak usia muda karena riwayat dan gaya hidup pada masa muda akan memengaruhi status kesehatan pada masa tua," katanya.

Kemenko PMK berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya pencegahan osteoporosis kepada masyarakat.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah terus menggencarkan kampanye Germas sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam rangka mendorong masyarakat untuk mengutamakan paradigma sehat yang promotif dan preventif.

Germas meliputi tujuh langkah, yakni melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Baca juga: Perwatusi: Osteoporosis butuh perhatian serius
Baca juga: Dokter: Nutrisi dan aktivitas fisik kunci utama cegah osteoporosis