Kemenko PMK ajak masyarakat dukung peningkatan cakupan booster

Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan vaksinasi booster atau dosis penguat dalam rangka merespons kenaikan kasus COVID-19 belakangan ini.

"Masyarakat perlu mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan vaksinasi booster," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Suprapto di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan masyarakat dapat berperan aktif dengan berinisiatif mendatangi gerai-gerai vaksin bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi.

Baca juga: Anggota DPR berharap anak usia 16 tahun segera mendapat vaksin booster

"Masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, baik dosis pertama hingga dosis penguat atau booster diharapkan untuk segera mendatangi sentra vaksinasi," katanya.

Menurutnya, vaksinasi booster sangat bermanfaat untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat.

"Terutama di tengah tren kenaikan kasus COVID-19 dan munculnya subvarian baru Omicron, masyarakat tidak boleh lengah dan bersikap euforia, vaksinasi lengkap hingga dosis ketiga sangat diperlukan," katanya.

Baca juga: Tenaga kesehatan di Kramat Jati terima vaksin "booster" kedua

Dia menambahkan, selain vaksinasi booster masyarakat juga perlu tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Pesan ini sudah secara rutin disampaikan, namun dalam rangka meningkatkan kesadaran dan juga pemahaman masyarakat maka sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, dia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan orang di sekitar yang belum mendapatkan vaksinasi agar segera melengkapi diri dengan vaksinasi.

Baca juga: 700.000 tenaga kesehatan DKI ditargetkan terima "booster" tahap dua

"Mari saling mengingatkan anggota keluarga, tetangga, teman, dan orang-orang di lingkungan terdekat yang belum divaksin agar segera melengkapi diri dengan vaksinasi COVID-19," katanya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban juga mengingatkan bahwa vaksinasi dosis penguat atau booster sangat penting untuk meningkatkan proteksi bagi individu yang telah divaksin.

"Dengan vaksinasi booster, maka proteksi bagi individu akan lebih kuat, kalaupun terinfeksi maka akan jauh lebih ringan," katanya.

Zubairi yang berprofesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi itu menambahkan, selain meningkatkan cakupan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan juga harus makin diperkuat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel