Kemenko: Program padat karya harus ditingkatkan, buka lapangan kerja

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian berharap program padat karya yang berjalan saat ini, khususnya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditingkatkan, untuk ke depannya.

"Terkait dengan program padat karya, ini juga menjadi hal penting yang harus kita lakukan. Rekan-rekan di Kementerian PUPR sudah melakukan hal yang sama di setiap sektor, hanya mungkin Program Padat Karya ini harus ditingkatkan ke depannya," ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo di Jakarta pada Senin.

Menurut Wahyu, program padat karya penting untuk ditingkatkan, mengingat masih terdapat sekitar 2,9 juta orang yang belum memiliki pekerjaan.

Baca juga: Sri Mulyani paparkan realisasi penyaluran Dana Desa Rp61,28 triliun

Baca juga: Menteri Desa imbau sisa dana desa digunakan program padat karya tunai

"Ini yang harus kita jembatani dengan penciptaan lapangan pekerjaan, melalui program-program padat karya," katanya.

Dalam paparannya, Deputi Kemenko Bidang Perekonomian itu menyampaikan bahwa sebagian Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat dikerjakan melalui program padat karya. Dengan demikian diperkirakan dapat memberi tambahan tenaga kerja langsung sebesar 209.139 orang selama periode 2020-2024.

Seluruh program padat karya tunai tersebut berpotensi menyerap 92.699 tenaga kerja di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Kementerian PUPR paparkan pencapaian Program Padat Karya Tunai

Baca juga: Pemerintah sebut program padat karya pulihkan daya beli pada 2021