Kemenkominfo-Kemendagril luncurkan model pembelajaran literasi digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkolaborasi dalam meluncurkan model pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC) Literasi Digital dalam Learning Management System (LMS) Sistem Informasi Kompetensi Unggul Aparatur Terintegrasi (Sikuat)

“MOOC Literasi Digital Sektor Pemerintah memberikan bentuk contoh konkret transformasi digital yang dikolaborasikan antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kominfo,” ujar Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

LMS Sikuat milik Kemendagri tersebut dapat diakses kapanpun, dimanapun, dan melalui perangkat apapun. Materi pembelajaran literasi digital dalam LMS Sikuat dibuat berdasarkan empat pilar literasi digital, yaitu keterampilan digital, keamanan digital, kebudayaan digital dan etika digital.

Pada LMS Sikuat juga tersedia fitur evaluasi pemahaman pengguna terkait materi literasi digital. Pengguna juga akan mendapatkan sertifikat yang dapat diunduh pada LMS tersebut setelah menyelesaikan pembelajaran literasi digital.

Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, mengapresiasi usaha Kemenkominfo yang telah membantu dalam melakukan kegiatan literasi digital kepada ASN. Hal itu sejalan dengan PP Nomor 17 tahun 2020 yang mengamanatkan bahwa setiap PNS punya hak dan kewajiban untuk dikembangkan kompetensinya minimal 20 Jam Pelajaran (JP).

“Menurut pengalaman dalam penilaian reformasi birokrasi terkait indeks kompetensi pegawai, kami mengakui bahwa hal ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, ketika Kemenkominfo mengajak kami melakukan literasi digital melalui MOOC, ini merupakan tawaran yang harus didukung karena melalui hal inilah, target [minimal Jam Pelajaran] itu dapat tercapai,” jelas Sugeng.

Kegiatan Literasi Digital segmen Pemerintahan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.***3***

Baca juga: Kemenkominfo dorong ASN tingkatkan pelayanan melalui literasi digital