Kemenkominfo siapkan pusat informasi untuk media di KTT G20

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan pusat informasi atau media center untuk jurnalis yang meliput Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada November.

"Media center akan beroperasi sejak 13 sampai 17 November 2022," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Usman Kansong, dalam webinar tentang mekanisme peliputan KTT G20, Senin.

Media Center KTT G20 yang disiapkan Kemkominfo berada di The BICC/Westin Resort, Nusa Dua, Bali. Ruangan ini bisa menampung 1.500 jurnalis, baik dalam negeri maupun asing.

Pusat informasi itu dilengkapi dengan 96 unit komputer yang tersambung ke jaringan internet LAN berkecepatan 1,5 gigabita per detik. Fasilitas lain yang disediakan adalah ruang konferensi pers berkapasitas 443 orang, interpreter (penerjemah) dalam lima bahasa, ruang istirahat dan sarana fotokopi.

Kemkominfo selaku penanggung jawab komunikasi publik akan menyediakan siaran pers dalam dua bahasa, yaitu Inggris dan Indonesia, foto dan video clean feed yang bisa digunakan stasiun televisi untuk konten siaran.

"Kami juga menyiapkan siaran pers, buletin dan press briefing supaya media mudah mendapatkan (informasi)," kata Usman.

Selain ruang kerja untuk wartawan, Kementerian Kominfo juga menyediakan fasilitas transportasi berupa layanan bus antar-jemput (shuttle bus) dari luar area konferensi menuju lokasi media center KTT G20.

Media dan jurnalis, baik dalam maupun luar negeri, yang ingin meliput KTT G20 di Bali pada 15-17 November bisa mendaftar ke situs resmi G20. Pendaftaran dibuka sejak 5 September sampai 10 Oktober 2022.

Setelah terdaftar, jurnalis bisa mengambil kartu peliputan khusus KTT G20 di Courtyard Bali Seminyak Resort, Badung, Bali. Kementerian Kominfo akan meminta hasil tes swab antigen saat pengambilan kartu peliputan.

Kementerian Kominfo mencatat per Selasa (20/9) sudah ada 750 jurnalis dari 156 media yang mendaftar untuk meliput KTT G20 di Bali, dengan rincian 203 jurnalis dari 45 media nasional dan 547 jurnalis dari 111 media asing.

Baca juga: Kemenkominfo luncurkan laman informasi pemerintah indonesiakini.go.id

Baca juga: Pelatihan "Thematic Academy" digelar Kemenkominfo bagi guru di Biak

Baca juga: Menkominfo bertemu Dubes Denmark bahas PPDR