Kemenkop dan BAZNAS kuatkan usaha mikro melalui program "Jaga Usaha"

·Bacaan 2 menit

Kementerian Koperasi dan UKM melakukan penguatan usaha mikro dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan menjalankan program “Jaga Usaha”.

Deputi Usaha Mikro Kemenkop-UKM Eddy Satriya mengatakan bahwa program ini berupa pemberian dukungan modal usaha bagi pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi COVID-19 sebesar Rp1 juta per orang.

“Setidaknya di tahun 2021 lalu sinergi antara Kemenkop-UKM dengan BAZNAS telah berhasil membantu permodalan kepada ribuan pelaku usaha mikro di berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya pada acara santunan anak yatim dan penyerahan simbolis program bantuan Kita Jaga Usaha (KJU) BAZNAS di Yayasan Pundi Amal Bakti Umat, Bekasi, sebagaimana dalam keterangan pers, Jakarta, Kamis.

Penguatan usaha mikro disebut menjadi salah satu agenda utama Kemenkop-UKM. Pasalnya, sektor mikro menjadi yang paling besar dalam menyerap tenaga kerja dan berkontribusi cukup tinggi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Baca juga: Teten sampaikan capaian Kementerian Koperasi dan UKM selama 2021

Berdasarkan data pihaknya, dikatakan usaha mikro di Indonesia mencapai 63,4 juta, usaha kecil 783,1 ribu, dan usaha menengah sebanyak 60,7 ribu.

Adapun kontribusi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap PDB mencapai 61,07 persen dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia.

Karena itu, ia mendukung upaya BAZNAS yang dianggap telah memberikan dorongan luar biasa untuk membantu usaha mikro.

Dalam program Jaga Usaha ini, Kemenkop-UKM melakukan kurasi kepada pelaku usaha mikro sebelum mendapatkan dukungan modal usaha dari BAZNAS.

Baca juga: Kemenkop: Rumah BUMN dapat jadi solusi kelola sumber daya ekonomi UMKM

Dengan bantuan yang selama ini sudah diberikan, harapnya, dapat membangkitkan semangat berusaha sehingga ke depan perekonomian bisa bangkit kembali usai diterpa pandemi.

"Kita kurasi mereka itu sesuai syarat dari BAZNAS. Ke depan, kita harap bencana ini (pandemi) dan situasi kembali stabil,” kata dia.

Ketua BAZNAS Nur Chamdani mengemukakan bahwa pihaknya siap menjadi yang terdepan dalam upaya menjalankan program Jaga Usaha.

Selama ini, badan zakat pimpinannnya telah menjalin sinergi dengan Kemenkop-UKM dalam program Jaga Usaha dengan dua skema.

Yakni memberikan dukungan berupa modal usaha bagi pelaku usaha mikro, serta BAZNAS memborong produk pelaku usaha mikro terutama di sektor makanan dan minuman yang kemudian didonasikan ke lembaga-lembaga kemanusiaan seperti panti atau yayasan.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan modal usaha secara simbolis bagi lima pelaku usaha mikro di wilayah Bekasi. Selain itu juga dilakukan penyerahan santunan berupa kebutuhan pokok dan peralatan sekolah bagi anak-anak yatim piatu dari Yayasan Pundi Amal Bakti Umat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel