Kemenkop dan WhatsApp bakal luncurkan Chatbot Pelatihan Tumbuh Jagowan

Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), WhatsApp, serta UKM Indonesia mengakselerasi kemampuan digital pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan meluncurkan Chatbot Pelatihan Tumbuh Jagowan.

Peluncuran tersebut akan dilakukan dalam kegiatan “Cerita Kriya” di Bali, 8-11 September 2022.

“Kerja sama ini dimaksudkan untuk mendukung akselerasi digitalisasi UMKM di Indonesia, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi dalam negeri,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki lewat keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Teten minta "internet marketer" dorong UMKM masuk ekosistem digital

Situs UKMJagowan.id yang mencakup Chatbot Pelatihan Tumbuh Jagowan diluncurkan untuk memudahkan masyarakat Indonesia menemukan berbagai merek lokal UMKM yang berkualitas dari berbagai daerah di satu tempat.

Chatbot Pelatihan Tumbuh Jagowan didesain untuk menyederhanakan pelatihan agar lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM dari pelosok Indonesia.

Para pelaku UMKM dapat berlatih dengan menggunakan berbagai modul yang mencakup berbagai topik, seperti digital marketing yang efektif, cara mengoptimalkan WhatsApp Business untuk promosi produk dan mendorong penjualan, cara memanfaatkan berbagai kanal untuk digitalisasi usaha, dan cara mendapatkan sertifikasi ekspor.

Pada akhir pelatihan, peserta akan dievaluasi dan pelaku UMKM yang memenuhi syarat memperoleh dukungan promosi di UKMJagowan.id.

Menurut Teten, program tersebut penting untuk memastikan pelaku UMKM memperoleh dukungan yang tepat serta dapat memetik manfaat dari perubahan perilaku konsumen ke ranah daring, termasuk dalam berbelanja.

“Dengan jutaan masyarakat Indonesia yang telah menggunakan WhatsApp dalam kesehariannya, pemanfaatan platform ini tentu menjadi langkah yang patut diambil untuk membawa UMKM ke ranah digital,” ungkap Menkop.

Baca juga: Menteri Teten: Program Pahlawan Digital UMKM 2022 resmi dibuka

Kerja sama antara Kemenkop, WhatsApp, dan UKM Indonesia berhasil melatih lebih dari 400 fasilitator UMKM yang terafiliasi dengan Kemenkop. Para fasilitator tersebut bakal melatih pelaku UMKM lainnya untuk membantu digitalisasi usaha dan mendapatkan peluang akses pasar lebih luas.

Direktur untuk Dampak Sosial WhatsApp Clair Deevy menyampaikan bahwa pihaknya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Kemenkop dalam memfasilitasi digitalisasi UMKM di Indonesia.

“Kami akan terus mendukung target pemerintah untuk mengintegrasi 30 juta UMKM ke platform digital pada tahun 2024,” ucapnya.