Kemenkop UKM dorong UMKM gabung ekosistem digital

·Bacaan 2 menit

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah mengatakan pihaknya mendorong dan mengajak pelaku UMKM di Indonesia agar terhubung ke dalam ekosistem digital untuk bantu memulihkan ekonomi nasional, terlepas dari ada atau tanpa pandemi.

“Dengan atau tanpa pandemi, kita harus go digital. Upaya dari Gerakan #BangkitBersama ini sebetulnya mengajak kita atau para pelaku UMKM untuk terhubung dengan digitalisasi,” kata Siti dalam konferensi pers “Bangkit Bersama GoTo Dukung Pemulihan Ekonomi Indonesia” yang diselenggarakan secara virtual dan langsung di Kota Solo pada Kamis.

Siti mengatakan Gerakan #BangkitBersama yang diusung GoTo, grup raksasa teknologi Indonesia yang terdiri dari Gojek, GoTo Financial, dan Tokopedia, merupakan salah satu wujud serta upaya semua pihak untuk terus meningkatkan UMKM guna menumbuhkan ekonomi Indonesia.

Ia mengatakan UMKM memiliki peran krusial dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Siti menyebutkan sekitar 99 persen dari pelaku usaha adalah UMKM yang menyerap tenaga kerja sebanyak 97 persen dari total tenaga kerja Indonesia dan telah menyumbang 61 persen terhadap PDP Indonesia.

“Dari data ini kita melihat betapa pentingnya peran UMKM untuk PEN. Ini hanya bisa tercapai dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan tentunya para pihak swasta,” ujarnya.

Ia menekankan pemerintah telah menargetkan 30 juta UMKM on-boarding digital pada 2024 sesuai arahan Presiden Joko Widodo sehingga kolaborasi di antara berbagai pihak dan stakeholder ini diharapkan dapat membantu untuk mencapai target tersebut.

“Ini tantangan bagi kita semua, tidak hanya pemerintah tapi juga pelaku usaha dan tentunya stakeholder terkait bahwa inilah yang akan kita hadapi di tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Siti juga mengatakan bahwa masyarakat juga memiliki peran vital di dalam ekosistem UMKM sebab merekalah yang seharusnya menjadi konsumen utama yang membeli produk Indonesia. Ia mengatakan masyarakat Indonesia harus bangga dan membeli produk Indonesia.

“Jadi sekali lagi kepada masyarakat umum, belilah produk Indonesia. Kepada pelaku UMKM, jangan takut untuk go digital,” pungkasnya.

Baca juga: UNIQLO akan bantu pasarkan produk UKM lokal

Baca juga: Kemenkop dan UKM siapkan pembangunan "factory sharing" di Sragen

Baca juga: Teten: Garda Transfumi lampaui target fasilitasi perizinan UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel