Kemenkop UKM Gandeng BUMN Pangan Perluas Program Warung Tetangga

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM gandeng dua BUMN pangan untuk memperluas jangkauan Program Warung Tetangga. Adapun BUMN yang dimaksudkan adalah PT Berdikari (Persero) dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simangkalit menyambut baik BUMN yang terlibat dalam program yang mendukung keberlangsungan usaha para pelaku koperasi dan UMKM di masa pandemi COVID-19.

“Kerja sama dengan BUMN ini rencananya akan berlanjut, dimana Berdikari dan BGR akan kembali memesan dan mendistribusikan bahan pangan untuk Program Warung Tetangga,” kata Victoria dalam keterangan tertulisnya yang diterima Liputan6.com, Sabtu (30/5/2020).

Sementara Direktur operasional PT Berdikari (Persero), Muhammad Hasyim sebelumnya juga menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari partisipasi Berdikari sebagai bagian dari BUMN klaster pangan dalam menjaga ketersediaan bahan pangan khususnya sumber makanan dan protein hewani serta dalam rangka menjaga stabilitas harga telur di level peternak.

“Hal ini kami harapkan juga dapat membantu peternak dalam proses distribusi produknya. Selain itu penyerapan telur ini merupakan bentuk dukungan Berdikari pada program Kemenkop guna membangkitkan UKM melalui program warung tetangga,” kata Hasyim.

Kerja sama pada tahap awal ditandai dengan penyerahan komoditas telur dari Berdikari ke gudang konsinyasi BGR Logistics yang berada di BGR Logistics Divre DKI Jakarta.

Untuk melaksanakan kerja sama ini, tahap pertama Berdikari langsung melakukan penyerapan telur dari peternak melalui koperasi Putra di Blitar sebanyak 5.040 kg dengan harga 16.500 per kg.

Pemasaran dan Distribusi

Pedagang telur melayani pembeli di pinggir jalan kasawan Perumahan Nusa Indah, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (22/5/2020). Harga telur warna cokelat Rp 22 ribu per kilogram, sedangkan telur warna putih Rp 20 ribu per kilogram. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Lebih lanjut, Direktur Utama BGR Logistics, Kuncoro, menerangkan bahwa pihaknya akan membantu proses distribusi penjualan telur-telur milik Berdikari agar sampai ke pelaku UKM warung yang telah tergabung dalam program warung tetangga yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Adapun proses pemasaran dan distribusi tersebut akan dilakukan secara digital dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan oleh pihak BGR Logistics.

Pelaku UKM warung yang telah tergabung dalam program itu akan dapat membeli telur dari Berdikari hanya dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan tersebut. Para pelaku UKM warung akan melakukan order secara online, dan akan dikirim oleh pihak BGR Logistics ke lokasi pelaku UKM warung yang membeli.

“Hal ini bertujuan agar para pelaku UKM warung dapat tetap menjaga ketersediaan stok barang yang akan dijual ke masyarakat,” ujar Kuncoro.

Dengan memperkuat peran mengelola rantai pasok menggunakan aplikasi online yang telah disiapkan, BGR Logistics, berharap agar hal ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan di warung-warung yang telah bekerja sama dalam program warung tetangga. Sehingga masyarakat tidak mendapatkan kesulitan dalam mendapatkan bahan pangan seperti telur yang telah disiapkan oleh Berdikari.