Kemenkop: UU Perkoperasian Baru Perkuat Kedudukan Koperasi

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian sebagai pengganti UU koperasi yang lama dinilai mampu memperkuat kedudukan koperasi sebagai lembaga otonom di Indonesia.

"Salah satu alasan mendasar penggantian UU Perkoperasian adalah untuk memperkuat koperasi sebagai lembaga otonom yang berbasis kepada anggota," kata Asisten Deputi Bidang Organisasi dan Perundang-undangan Kementerian Koperasi dan UKM Dikdik Suhanda di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, kedudukan tersebut perlu lebih diperkuat melalui pembaharuan UU yang baru agar koperasi bisa berkembang sesuai jati dirinya.

Menurut dia, UU yang baru juga perlu mengadopsi pernyataan jati diri koperasi dari koperasi internasional (International Cooperative Alliance Statement on the Co-operative Identity).

"Ini harus diadopsi sebagaimana telah diputuskan dalam kongres di Manchester Inggris pada 2005," katanya.

Pihaknya menilai selama kurun waktu 14 hingga 20 tahun, perkembangan koperasi di Indonesia belum terlampau optimal.

Hal itu karena ketentuan-ketentuan UU Nomor 25 Tahun 1992 dinilainya relatif masih lemah.

"UU lama secara horisontal kurang sinkron dengan peraturan perundangan lain yang mengatur tentang perekonomian nasional," katanya.

Apalagi dalam UU lama, ketentuan tentang hak anggota, hak badan hukum koperasi sebagai perusahaan, serta hak pihak ketiga dan masyarakat belum mendapatkan perlindungan yang memadai.

"Kami harapkan UU yang baru ini bisa mewadahi dan mendorong perkembangan koperasi agar makin berkembang," katanya.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...